Hilirisasi dan Digitalisasi Kunci Utama Transformasi Berkelanjutan

Kamis, 12 Okt 2023, 09:21 WIB

JAKARTA - Ekonom senior United Overseas Bank Limited (UOB) Enrico Tanuwidjaja berpendapat hilirisasi industri dan digitalisasi menjadi dua kunci utama yang dapat mengokohkan transformasi berkelanjutan di Indonesia.

"Kita fokus ke dua hal, hilirisasi industri dan transformasi digital. Dengan itu, bukan sesuatu yang tidak mungkin bagi Indonesia untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkualitas, dan berkelanjutan," kata Enrico saat kegiatan UOB Gateway to ASEAN Conference 2023 di Jakarta, Rabu (11/10).

Ket. Foto: Ekonom senior United Overseas Bank Limited (UOB) Enrico Tanuwidjaja memberikan pemaparan saat kegiatan UOB Gateway to ASEAN Conference 2023 di Jakarta, Rabu (11/10/2023). — Sumber: ANTARA/Imamatul Silfia

Menurut Enrico, potensi pada hilirisasi industri terletak pada sektor mineral dan manufaktur yang memiliki peluang untuk menciptakan lebih banyak nilai tambah. Sementara transformasi digital berpotensi mendorong sektor konsumsi.

Lebih lanjut, Enrico merekomendasikan enam reformasi kunci yang dapat dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nasional, di antaranya keberlanjutan, konektivitas, serta potensi pasar domestik yang besar.

Kemudian, tiga reformasi kunci lainnya menyasar kelompok UMKM, yakni terkait akses digital, akses kredit, dan integrasi dengan perusahaan besar serta internasional bagi UMKM.

"Enam reformasi kunci itu akan memungkinkan Indonesia mencapai tingkat hasil ekonomi yang lebih tinggi dan juga transformasi yang berkelanjutan," ujar Enrico.

Selain itu, Enrico juga menilai Indonesia merupakan pintu gerbang yang strategis untuk membuka potensi perekonomian di kawasan ASEAN.

Potensi tersebut disebabkan oleh keunggulan iklim investasi di Tanah air. Indonesia merupakan basis manufaktur alternatif yang kompetitif dan sekaligus memiliki konsumsi dalam negeri yang kuat.

Di sisi lain, UOB Indonesia optimistis pengembangan industri hilir dan transisi menuju perekonomian hijau di Indonesia akan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan dan menciptakan peluang.

Strategi tersebut dapat membantu meningkatkan nilai tambah perekonomian nasional, mendukung tujuan-tujuan terkait pelestarian lingkungan, serta menciptakan lapangan kerja untuk pertumbuhan jangka panjang.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.