Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pekalongan Luncurkan Program 'One Day One Egg' Prevalensi 'Stunting'

📅 Rabu, 11 Okt 2023, 16:45 WIB | Oleh:
Pekalongan Luncurkan Program 'One Day One Egg' Prevalensi 'Stunting' Doc: ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan
Ket. Petugas Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Pekalongan sedang memberikan beberapa biji telur pada orang tua balita, Rabu (11/10).

PEKALONGAN -- Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, meluncurkan program "one day one egg (satu hari satu telur)" untuk menurunkan prevalensi kasus stunting di daerah itu.

Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Pekalongan Yos Rosyidi di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa peluncuran program ini sebagai tindak lanjut dari komitmen aparatur sipil negara sebagai wujud aksi nyata program penurunan angka stunting pada September 2023.

"Nantinya, seluruh organisasi perangkat daerah dan pembina kelurahan sebagai penanggung jawab terhadap binaan kelurahan masing-masing untuk memberikan donasi telur pada baduta (bayi bawah dua tahun) atau ibu hamil berisiko stunting," katanya.

Ia yang didampingi Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Indria Susanti mengatakan kegiatan donasi telur pada ibu hamil dan baduta ini akan disalurkan setiap hari Jumat.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, pada Juli 2023 ada sekitar 300 baduta dan 1.500 bayi di bawah lima tahun berisiko stunting.

"Akan tetapi, dengan adanya sinergi gotong royong anta lembaga. Kami berharap percepatan penurunan kasus stunting bisa cepat dan tepat sasaran," katanya.

Dikatakan, selain meluncurkan program "one day one egg", pemkot juga menggencarkan kampanye program gerakan bapak/bunda asuh anak stunting.

"Melalui program gerakan bapak/bunda asuh anak stunting ini diharapkan mampu memberi ruang bagi para pemangku kepentingan untuk bisa berkontribusi dalam percepatan penurunan kasus stunting di daerah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.