Ekonomi Biru di RI Tumbuh 10,5 Persen Per Tahun

Senin, 09 Okt 2023, 00:00 WIB

JAKARTA - Ekonomi biru di Indonesia bertumbuh 10,5 persen per tahun sepanjang periode 2012- 2022, melampaui pertumbuhan nasional sebesar 5 persen. Produksi perikanan laut nasional turut mengalami surplus perdagangan sebesar 4,12 miliar dollar AS pada tahun 2018, yang menunjukkan permintaan besar dari pasar internasional.

"Indonesia perlu meningkatkan kontribusi industri maritim terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional yang mencapai 2,04 persen, dibandingkan tingkat pertumbuhan PDB nasional sebesar 3,69 persen pada 2021," kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Suharso Monoarfa, dalam keterangan resmi, di Jakarta, Sabtu (7/10).

Ket. Foto: Menteri PPN/Bappenas, Suharso Monoarfa, dalam pertemuan OECD Sustainable Ocean for All Initiatives: The Development of Guidance for Development Cooperation for a Sustainable Ocean Economy di Paris, Prancis, Jumat (6/10). — Sumber: ANTARA/HO-BAPPENAS

Seperti dikutip dari Antara, Suharso dalam pertemuan The Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) di Paris, Prancis, menyatakan OECD of Guidance of Sustainable Ocean Economy akan menjadi panduan implementasi ekonomi biru di Indonesia.

"Inisiatif ini, dengan prinsip menciptakan nilai tambah dan lapangan kerja berkualitas, akan memastikan jalur yang inklusif dan berkelanjutan menuju pembangunan ekonomi biru," kata Suharso.

Perdagangan Laut

Dikatakan, Indonesia memiliki 95 persen penduduk di 100 kilometer (km) dari garis pantai dan 40 juta penduduk perdesaan yang bergantung pada kelautan untuk makanan dan penghidupan. Ekonomi biru mempekerjakan tujuh juta orang, dan 40 persen perdagangan laut global melewati jalur yang melintasi Indonesia.

Nilai tahunan perekonomian kelautan Indonesia mencapai lebih dari 280 miliar dollar AS dengan pembangunan kelautan dan manufaktur sebagai dua sektor utama.

Terkait strategi pengembangan ekonomi biru di Indonesia, tambah Suharso, meliputi peluncuran National Blue Agenda Action Partnership, kemitraan dengan Stanford University dalam Blue Food Assessment, hingga Indonesia Blue Economy Roadmap dengan enam sektor utama. Mulai dari transportasi dan logistik maritim, perikanan dan pertanian laut, pariwisata bahari, energi terbarukan kelautan, bioteknologi kelautan, dan pengelolaan tata ruang pesisir.

Menurut Kepala Bappenas, Indonesia Blue Economy Roadmap menguraikan komitmen Indonesia untuk menyeimbangkan pertumbuhan sosial ekonomi dengan kelestarian lingkungan.

Sebagai pemegang Keketuaan Asean 2023, Indonesia disebut berhasil menjadikan Asean Blue Economy Framework sebagai acuan berbagi analisis data, keahlian teknis, pendanaan dan sumber daya, serta peningkatan kapasitas dan transfer pengetahuan ekonomi biru.

"OECD untuk bergerak bersama kami dalam memajukan inisiatif Ekonomi Biru Indonesia dan Asean Blue Economy Framework pada 2024. Kita dapat bekerja sama menuju nilai-nilai kelautan yang lebih berkelanjutan, sejahtera, dan adil demi masa depan dunia, Indonesia, kawasan Asean, dan sekitarnya," ucap dia.

Setelah berperan sebagai non-economies member, lanjut dia, Indonesia segera menjadi anggota OECD. Pada Kamis (5/10), Indonesia telah memantangkan rencana untuk bergabung menjadi anggota OECD sebagai salah satu strategi mewujudkan target pembangunan sesuai amanat Visi Indonesia Emas 2045.

Dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal OECD Mathias Cormann di Paris, Kamis (5/10), Suharso menegaskan komitmen Indonesia untuk melaksanakan pembangunan yang mendorong kemakmuran, kesetaraan, kesempatan, dan kesejahteraan dalam aspek sosial, ekonomi dan lingkungan hidup, menuju negara ekonomi maju pada 2045.

"Kami memiliki pekerjaan rumah yang harus dilakukan, mengenai pengembangan ekonomi biru, ekonomi hijau, keluar dari jebakan pendapatan menengah, dan banyak lainnya. Dengan bergabung dengan OECD, akan memberikan peluang besar untuk kami mereformasi dan mengubah Indonesia ke standar internasional dalam aspek-aspek tersebut," ujar Menteri PPN.

Keanggotaan Indonesia dalam OECD dikatakan bakal mendorong kerja sama ekonomi biru atau antara Kementerian PPN/Bappenas dan OECD yang akan berkontribusi terhadap komitmen Tanah Air melaksanakan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Ekonomi biru dinilai sebagai upaya optimalisasi pertumbuhan ekonomi yang bersumber dari pemanfaatan sumber daya laut secara inklusif dan berkelanjutan, sehingga turut mendukung pelestarian laut beserta ekosistem pendukungnya.

Kerja sama Indonesia-OECD terkait ekonomi biru diharapkan dapat memperluas akses berbagi data, analisis, hingga pengalaman pakar agar Indonesia bisa mendapatkan evaluasi yang komprehensif terkait potensi ekonomi biru di Tanah Air.

Salah satu upaya melaksanakan kerja sama tersebut dengan membentuk satuan tugas mengenai ekonomi biru Asean sebagai panduan untuk melaksanakan langkah-langkah. Indonesia berencana pula menyelenggarakan Forum Ekonomi Biru Asean yang kedua untuk melanjutkan proses tersebut.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.