Diversifikasi Pangan, Puluhan Menu Makanan Nonberas Tersaji di Festival Pendamping Beras

Senin, 09 Okt 2023, 00:23 WIB

Semarang - Diversifiksi pangan, puluhan menu makanan berbahan dasar nonberas tersaji pada Festival Pendamping Beras yang berlangsung di kawasan Simpang Lima Semarang, sebagai kampanye makanan sehat nonberas dan nongandum.

"Kami ingin mengajak bagaimana mengurangi konsumsi beras. Masih banyak variasi makanan yang bisa dihadirkan di rumah," kata Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di Semarang, Minggu.

Pada Festival Pendamping Beras, dikenalkan 10 bahan makanan alternatif nonberas dan nonterigu, yakni jagung, sukun, pisang, singkong, talas, ubi, porang, sagu, hanjeli, dan sorgum.

Menurut Ita, sapaan akrab Hevearita, sepuluh bahan pangan alternatif itu bisa dijadikan masakan atau sajian utama, misalnya roti yang dibuat dari sorgum, dan ternyata rasanya juga sama-sama enak.

Melalui festival itu yang menyajikan setidaknya 45 menu makanan yang berbahan dasar nonberas dan nonterigu, ia berharap masyarakat bisa mengenal dan menjadikannya sebagai alternatif makanan.

Selain lebih menyehatkan, perempuan pertama yang menjadi Wali Kota Semarang itu mengatakan bahwa konsumsi makanan pendamping beras juga lebih hemat seiring dengan harga beras yang naik.

"Harga beras seringkali mengalami kenaikan. Apalagi saat fenomena El Nino yang sedang terjadi. Intinya, tidak menghilangkan beras tapi mengurangi konsumsinya, karena makan bahan pendamping beras juga mengenyangkan dan menyehatkan," katanya.

Festival Pendamping Beras melibatkan sebanyak 114 komunitas, yang masing-masing minimal membuat 50 porsi makanan alternatif yang selanjutnya dibagikan kepada masyarakat.

Sementara itu, Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI) Kota Semarang mendukung kampanye makanan alternatif berbahan nonberas dan nonterigu, salah satunya melalui festival tersebut.

Ketua DPC PPJI Kota Semarang Yanti M Sakoer menyatakan kesiapannya mempromosikan makanan pengganti beras untuk menyiasati harga komoditas pangan tersebut yang terus mengalami kenaikan.

Pada festival itu, para anggota PPJI Kota Semarang membuat aneka macam menu makanan alternatif, di antaranya nasi jagung, nasi tela, bubur sumsum, aneka kue dan sebagainya.

"Kami juga berharap ini bisa terus disosialisasikan, termasuk dari pihak produsen-produsen non-beras agar turut menggalakkan," ujarnya.

Yanti optimistis bahwa terobosan para pengusaha penyedia jasa boga untuk menyediakan makanan alternatif nonberas bisa diterima masyarakat, dan masyarakat pun perlu mulai diedukasi berkenaan makanan nonberas.

"Selain sebagai pilihan, juga menyehatkan dan mengenyangkan. Pengusaha katering sangat menyambut baik. Beberapa dari anggota kami sudah mulai menyesuaikan, dan mengalami kenaikan permintaan," pungkasnya.

Di sisi lain, penyelenggaraan kegiatan itu juga mencatatkan rekor di Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) sebagai pemrakarsa rekor festival pendamping beras dengan varian terbanyak.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.