Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Hektare Sawah di Serang Kekeringan, Hanya 25 Hektare Dipanen

📅 Sabtu, 07 Okt 2023, 15:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ribuan Hektare Sawah di Serang Kekeringan, Hanya 25 Hektare Dipanen Doc: ANTARA/FAUZAN
Ket. Ilustrasi: Warga berjalan di sawah yang kering akibat kemarau di Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten.

SERANG - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang mencatat 1.564 hektare sawah kekeringan dan 25 hektare di antarnya berhasil di panen.Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo mengatakantotal kekeringan hingga September sudah mencapai 1.564 hektare yang kekeringan, terdiri dari kategori ringan 667 hektare, sedang 247 hektare, berat 224 hektare dan puso 355 hektare.

"Dari jumlah tersebut yang berhasil dipulihkan 98 hektare dan 25 hektare di antaranya berhasil di panen, yakni di wilayah Carenang, Lebak Wangi, Cikeusal dan Padarincang," katanya.

Suhardjo menjelaskanlahan tersebut berhasil dipulihkan karena di sana ada sumber air yang harus dipompa untuk mengaliri ke persawahaan.

"Karena dipinjamkanpompa untuk mengairi persawahaan tersebut," katanya.

Terkait wilayah yang mengalami kekeringan sampai saat ini tersebar di 24 kecamatan, beberapa di antaranyadi Kecamatan Jawilan, Cikande, Ciruas, Padarincang, Pamarayan, Cikeusal, Tirtayasa, Tanara, Pontang, Cinangka, Binuang, Tunjungteja, dan Kecamatan Mancak.

"Kekeringan ini terjadi saat umur padi 14 sampai 75 hari setelah tanam, ini bisa puso kalau tidak turun hujan," katanya.

Suhardjo mengatakan petani yanggagal panen nantinya akan ada bantuan. Pihaknya juga meminta agar petani memiliki asuransi agar tidak merugi ketika terjadi puso.

"Sebagian sudah ada yang memiliki asuransi petani tapi sebagian belum. Makanya kita harapkan semuanya memiliki asuransi agar tidak rugi kalau puso," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.