Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Gembira, Investor Australia Tetap Lirik Indonesia Walau Masuki Tahun Politik

📅 Sabtu, 07 Okt 2023, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, Investor Australia Tetap Lirik Indonesia Walau Masuki Tahun Politik Doc: ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Laily Rachev
Ket. Foto arsip - Presiden Joko Widodo didampingi sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju bertemu dengan para investor Australia di Sidney, Australia, Selasa (4/7/2023).

Jakarta - Berita gembira, investor asing tidak melihat tahun politik sebagai hambatan untuk berinvestasi di Indonesia yang akan menggelar pemilihan umum tahun depan, kata Ketua Dewan Bisnis Indonesia-Australia (IABC) George Iwan Marantika.

"Para investor dari Australia dan seluruh dunia yang tertarik dengan Indonesia pasti tertarik (berinvestasi) dan pasti akan tertarik juga dengan pemilu," kata George dalam temu media di Jakarta, Jumat.

IABC akan menggelar konferensi bisnis Indonesia-Australia di Jakarta pada 7-9 November 2023.

Konferensi dua tahunan itu digelar dengan tujuan meningkatkan hubungan bisnis kedua negara.

IABC adalah organisasi bisnis yang mewakili kepentingan bisnis swasta Indonesia dan Australia yang terlibat dalam investasi serta perdagangan bilateral.

Tidak hanya memfasilitasi pembicaraan peluang-peluang bisnis, konferensi tersebut juga akan menyajikan diskusi tentang prospek investasi di Indonesia pada tahun politik.

"Ini menarik bagi anggota IABC maupun komunitas investor di luar IABC karena mereka akan mendapat perspektif bagaimana mereka melihat pemilu," sambung George.

Hal senada disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal IABC Peter Fanning yang menyatakan investor Australia yang mempunyai pengetahuan tentang Indonesia menyadari potensi negara ini.

Menurut dia, investor Australia akan tetap berinvestasi di Indonesia sekalipun dihadapkan kepada tantangan-tantangan politik.

Namun, Peter mengatakan jumlah investor Australia di Indonesia masih terbilang rendah.

Australia memang tidak masuk jajaran investor asing terbesar di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), investor Singapura dan China menjadi investor terbesar di Indonesia pada 2022, masing-masing dengan nilai investasi 10,54 miliar dolar dan 5,18 miliar dolar AS.

Investor Hong Kong dan Jepang menempati peringkat ketiga dan keempat, masing-masing dengan nilai investasi sebesar 3,91 miliar dolar AS dan 2,76 miliar dolar AS.

Bulan lalu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan pemilu tidak akan menghambat masuknya modal asing ke Indonesia.

Luhut menegaskan investasi harus tetap jalan meski ada pemilu.

"Pemilu biarkan saja (berlangsung), tetapi investasi tidak boleh berhenti hanya karena pemilu," kata Luhut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.