Warga Kota Mataram Diimbau Tidak Boros Gunakan Air Saat Puncak El Nino

Jumat, 06 Okt 2023, 00:20 WIB

Mataram - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengimbau warga agar tidak boros memakai air dan menggunakan air sesuai kebutuhan sebagai langkah antisipasi dampak El Nino yang diprediksi terjadi hingga akhir bulan Oktober 2023.

"Informasi dari BMKG Mataram menyebutkan, El Nino tahun ini diprediksi sampai akhir Oktober 2023. Jadi kita harus tetap waspada dan melakukan langkah antisipasi salah satunya hemat menggunakan air," kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram H Lalu Martawang di Mataram, Kamis.

Hal itu disampaikan menyikapi kondisi beberapa daerah di Pulau Lombok sudah kekurangan air, bahkan untuk memenuhi kebutuhan warga telah dilakukan pendistribusian air bersih seperti di Kabupaten Lombok Barat.

Kendati akunya, sejauh ini kondisi air untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat baik untuk mandi, masak, dan mencuci masih terpenuhi baik yang bersumber dari alam maupun dari PT Air Minum Giri Menang.

Dengan demikian, Kota Mataram bisa survive saat puncak El Nino tidak seekstrem daerah-daerah lain. Namun tetap harus dilakukan antisipasi ketika terjadi kondisi menyerupai daerah lain.

"Jika melihat prediksi waktu BMKG terhadap El Nino sampai akhir Oktober ini, Insya Allah kita bisa lebih adaptif dan tidak seekstrem daerah lain," katanya.

Terkait dengan itu Tim Siaga Bencana Kota Mataram akan terus melakukan antisipasi secara keseluruhan terhadap kondisi El Nino dan akan lebih dimaksimalkan lagi saat pasca El Nino.

Perubahan cuaca pasca El Nino, perlu waspadai ketika musim hujan mulai turun sebab sebagai daerah yang berada di hilir, Kota Mataram cenderung terdampak La Nina seperti bencana banjir, gelombang pasang, dan longsor.

Oleh karena itu, lanjutnya, Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sudah memberikan arahan terhadap struktur, situasi, kondisi peralatan, personel dan tata cara SOP penanganan kondisi saat La Nina harus siap agar dapat bergerak bersama pada saat dibutuhkan.

"Jadi persiapan penanganan potensi bencana pasca El Nino juga perlu dimaksimalkan mulai sekarang," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.