Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh Luas Sekali, BPBD: 655 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Palangka Raya

📅 Jumat, 06 Okt 2023, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh Luas Sekali, BPBD: 655 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Palangka Raya Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Palangka Raya - Waduh luas sekali, Pelaksana Tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Alman P Pakpahan mengatakan, sejak awal Januari sampai 4 Oktober 2023 luas lahan gambut di daerah setempat yang terbakar mencapai 655,08 hektare.

"Jumlah ini tersebar di empat dari lima kecamatan di Palangka Raya, dengan jumlah 475 kali kejadian kebakaran lahan," kata Alman di Palangka Raya, Kamis.

Kejadian kebakaran lahan itu berasal terjadi di wilayah Kecamatan Jekan Raya dengan jumlah 251 kejadian, Kecamatan Pahandut 67 kejadian, Kecamatan Sabangau 151 kejadian dan Kecamatan Bukit Batu enam kejadian. Sementara di Kecamatan Rakumpit tidak ditemukan adanya kejadian kebakaran lahan.

"Berdasar pengalaman dan paparan para ahli, diduga kuat penyebab awal kebakaran lahan ini karena unsur kesengajaan atau juga karena adanya campur tangan manusia. Meski demikian, untuk menentukan itu pihak kepolisian yang berwenang memastikannya," kata Alman.

Dia mengimbau masyarakat untuk turut melakukan antisipasi kebakaran hutan dan lahan dengan tidak membakar lahan dengan tujuan apapun, selain itu juga memastikan lahan di sekitar miliknya juga tidak terbakar.

Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk sektor swasta di Kota Palangka Raya berperan aktif membantu pemerintah dalam upaya antisipasi dan upaya pemadaman kebakaran lahan yang saat ini telah berdampak pada munculnya kabut asap.

Saat ini, setiap hari, baik siang ataupun malam tim pemadam gabungan di lapangan juga terus melakukan pemadaman dan pembasahan lahan gambut. Kebakaran di lahan gambut juga sangat sulit dilakukan pemadaman.

Kondisi lahan gambut yang berongga membuat petugas kesulitan menentukan titik api secara pasti. Bahkan beberapa kejadian, lahan gambut terbakar yang sebelumnya berhasil dipadamkan petugas, beberapa hari kemudian kembali muncul titik api.

Dampak maraknya kebakaran lahan dan terus pekatnya udara di wilayah Kota Palangka Raya, pemerintah kota setempat menetapkan status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dengan penetapan status tersebut Pemerintah Kota Palangka Raya melalui dinas terkait akan memenuhi indikator-indikator yang harus dilengkapi saat status tanggap darurat karhutla bencana ditetapkan.

Dampak kebakaran hutan dan lahan mulai dirasakan masyarakat seperti bau kabut asap menyengat yang membuat nafas sesak dan mata pedih serta tenggorokan terasa kering dan cepat merasa haus.

Kemudian berdasar aplikasi ISPUnet yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI pukul 15.00 WIB, kualitas udara di Kota Palangka Raya masuk pada kategori berbahaya atau kategori hitam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.