Meksiko Tolak Rencana AS Bangun Tembok Perbatasan Baru

Jumat, 06 Okt 2023, 11:32 WIB

MEXICO CITY - Meksiko pada Kamis (5/10) menolak rencana AS untuk membangun bagian dinding baru di perbatasan kedua negara dalam pertemuan dengan pejabat tinggi di ibu kota Meksiko untuk membahas persoalan imigrasi dan keamanan.

Sebelum melakukan pembicaraan dengan para pejabat AS termasuk Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan Menteri Keamanan Dalam Negeri Alejandro Mayorkas, Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengutuk rencana dinding terbaru itu sebagai "langkah mundur".

Di tengah bertambahnya jumlah orang menyeberang ke AS dari Meksiko, pemerintah AS mengatakan akan membangun bagian tambahan pada dinding perbatasan di Starr County, Texas, berarti melanjutkan kebijakan utama pemerintahan mantan presiden Donald Trump.

Dalam pembicaraan itu, para pejabat berjanji untuk meningkatkan kerja sama memerangi perdagangan obat terlarang, kejahatan terorganisasi dan untuk meringankan tekanan migrasi di perbatasan.

Setelahnya, Menteri Luar Negeri Meksiko Alicia Barcena menggarisbawahi penolakan Meksiko terhadap dinding tersebut.

"Kami percaya pada membangun jembatan, bukan dinding," kata Barcena ketika berbicara dalam konferensi pers bersama Blinken dan Mayorkas.

Lopez Obrador telah memuji Presiden AS Joe Biden karena tidak lagi membangun dinding perbatasan selama pemerintahannya.

Penghalang itu telah menjadi topik pertentangan utama antara AS dan Meksiko selama pemerintahan mantan presiden Trump.

Pemerintah AS mengatakan bahwa langkah yang diambil pada Kamis itu tidak menyimpang dari kebijakan Biden yang menentang pembangunan dinding tetapi anggaran yang telah dialokasikan selama pemerintahan Trump di 2019 harus dihabiskan di tahun ini.

Barcena mengatakan anggaran itu tidak harus digunakan untuk membangun dinding.

"Saya mengerti bahwa tidak harus dibangun dinding, bisa dengan membangun teknologi, bisa dengan membangun instalasi lain. Saya pikir ini yang dengan baik hati dijelaskan oleh Menteri Mayorkas, karena kami dengan jelas telah menyatakan penolakan kami," ujarnya.

Delegasi AS telah menjelaskan mengenai situasi penganggaran dan tindakan ini tidak mencerminkan kebijakan pemerintahan saat ini, lanjutnya.

Namun, 2024 adalah tahun pemilu di AS dan Meksiko sehingga muncul kembalinya isu dinding perbatasan ini dapat menjadi poin pembicaraan penting di kedua sisi perbatasan.

Lopez Obrador menyalahkan kelompok sayap kanan ekstrem Partai Republik untuk menekan pemerintahan Biden yang berasal dari Partai Demokrat, untuk menyetujui pembangunan bagian baru dari dinding perbatasan.

Ket. Foto: Arsip - Imigran pencari suaka berjalan dekat dinding perbatasan setelah menyeberangi Sungai Rio Bravo, di El Paso, Texas, Amerika Serikat, terlihat dari Ciudad Juarez, Meksiko, Rabu (6/4/2022). — Sumber: ANTARA/REUTERS/JOSE LUIS GONZALEZ

Blinken mengatakan telah melakukan "pembicaraan yang sangat positif dan produktif" dengan Lopez Obrador dan menyatakan keyakinan bahwa Meksiko akan membantu AS dalam masalah opioid fentanyl, yang diproduksi secara ilegal dan merupakan penyebab utama overdosis, menurut otoritas kesehatan AS.

Selama pertemuan dengan Lopez Obrador, Blinken berterima kasih atas upaya Meksiko sebelum pelaksanaan ekstradisi pada 15 September atas Ovidio Guzman, anak dari gembong narkoba Joaquin "El Chapo" Guzman yang dipenjara, menurut juru bicara Departemen Dalam Negeri Matthew Miller.

Pejabat AS menyebut bahwa Ovidio dan beberapa saudaranya merupakan penyelundup fentanyl besar ke AS. Meski demikian, selebaran di sepanjang jalan yang muncul pekan ini menyatakan bahwa Guzman bersaudara telah melarang produksi dan penjualan fentanyl di kediaman mereka di daerah Sinaloautara.

Siapa pihak yang paling bertanggung jawab atas masalah fentanyl masih diperdebatkan.

Menteri Keamanan Meksiko Rosa Icela Rodriguez mengatakan dalam konferensi pers bahwa Meksiko tidak memproduksi fentanyl dan hanya menjadi titik transit untuk perjalanan obat itu ke utara.

Namun,Barcena mengaku bahwa laboratorium yang memproduksi fentanyl bermunculan di Meksiko secara diam-diam dan pemerintah terus melakukan penutupan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.