Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TGB: Majelis Hukama Muslimin Dorong Pelestarian Lingkungan

📅 Kamis, 05 Okt 2023, 01:01 WIB | Oleh:
TGB: Majelis Hukama Muslimin  Dorong Pelestarian Lingkungan Doc: koran jakarta/Muhamad Ma’rup
Ket. (Kanan ke kiri) Anggota Komite Eksekutif Majelis Hukama Muslimin (MHM) Tuan Guru Bajang (TGB) M. Zainul Majdi, Pendiri dan anggota MHM, Quraish Shihab, dan Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM), Konselor Mohamed Abdel Salam dalam konferensi pers Konferensi Agama dan Perubahan Iklim, di Jakarta, Rabu (4/10).

JAKARTA - Anggota Komite Eksekutif Majelis Hukama Muslimin (MHM) Tuan Guru Bajang (TGB) M. Zainul Majdi, mengatakan, pihaknya mendorong pelestarian lingkungan melalui agama. Pihaknya menilai, agama selama ini cenderung digunakan untuk hal-hal yang normatif dan eksklusif.

"MHM melihat bahwa soft power itu selama ini cenderung digunakan untuk hal-hal yang normatif dan eksklusif terkait agama masing-masing. MHM dengan berharap agar soft power diarahkan untuk agenda bersama yaitu termasuk di antaranya melestarikan lingkungan," ujar TGB, dalam Konferensi Agama dan Perubahan Iklim, di Jakarta, Rabu (4/10).

Dia menilai, agama dan kebudayaan sebagai soft power merupakan bagian penting dalam penanganan krisis iklim. Kombinasi dengan pemangku kebijakan sebagai hard power dapat mendorong pelestarian lingkungan lebih optimal.

TGB menerangkan, para pemangku kebijakan harus memastikan seluruh kebijakan harus berkontribusi untuk menjaga daya dukung lingkungan kita. Di sisi lain pemimpin agama dan pemangku budaya khususnya di Asia tenggara menyuarakan dengan maksimal bagaimana pentingnya menjaga lingkungan bersama.

"Ada soft power yang harus diberdayakan, yaitu adalah agama dan budaya yang semuanya mengandung nilai-nilai yang sebenarnya sangat kompatibel dengan seruan untuk menjaga lingkungan. Tidak ada agama yang kearifan di Indonesia yang membolehkan pemanfaatan lingkungan yang pada akhirnya rusak," tandasnya.

Langkah Bersama

Pendiri dan anggota MHM, Quraish Shihab, mengharapkan adanya kesepakatan nilai antarsemua penganut agama untuk mencapai suatu dunia yang aman damai. Bukan hanya buat umat manusia tapi seluruh penghuni bumi.

Dia menambahkan, selanjutnya perlu ada langkah bersama untuk penanganan krisis iklim. Menurutnya, tidak perlu ada fatwa khusus untuk pelestarian agama melalui lingkungan mengingat agama memiliki tujuan untuk menjaga lingkungan hidup.

"Jadi kita nilainya sudah sama tapi bagaimana kita mencari langkah bersama. Iklim jika dikelola dengan baik itu bisa menimbulkan bencana bukan hanya antarnegara yang bersangkutan," ucapnya.

Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM), Konselor Mohamed Abdel Salam, menyebut konferensi yang MHM adakan bertujuan untuk mendiskusikan kontribusi pemikiran tokoh dan pemuka agama serta menemukan solusi untuk mengurangi dampak negatif perubahan iklim. Menurutnya, konferensi tersebut merupakan persiapan menuju Conference of the Parties 28 (COP 28) yang akan diselenggarakan di Uni Emirate Arab pada akhir tahun ini.

Dia menilai, tokoh agama berperan besar dalam penanganan krisis iklim. Tokoh agama bisa memberikan pemahaman ke masyarakat dalam menghadapi krisis iklim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.