BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi Terjadi dalam 2 Hari ke Depan
Kamis, 05 Okt 2023, 09:24 WIBJAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat waspada gelombang sangat tinggi hingga enam meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 5-6 Oktober 2023.
"Waspada gelombang sangat tinggi hingga enam meter di sejumlah perairan Indonesia," kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim, BMKG, Eko Prasetyo di Jakarta, Kamis (5/10).
Ia mengemukakan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari tenggara-barat daya dengan kecepatan angin berkisar 6-15 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur-tenggara dengan kecepatan 6-20 knot.
"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Banten, Laut Jawa, perairan selatan Kalimantan, Selat Makassar bagian selatan, Laut Banda bagian barat, dan Laut Arafuru bagian timur," paparnya.
Kondisi itu, kata Eko Prasetyo, menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di Selat Malaka bagian utara, perairan utara Sabang, perairan timur Kep. Simeulue, perairan selatan Kep. Mentawai, perairan P. Sawu, perairan Kupang-P. Rotte, Laut Sawu, Selat Sape bagian selatan, Selat Ombai, Samudera Hindia Selatan Kupang, Laut Jawa, perairan selatan Kalimatan, Laut Arafuru bagian timur, perairan Kep. Aru, Teluk Yos Sudarso.
Untuk gelombang lebih tinggi di kisaran 2,5-4 meter berpeluang terjadi di perairan barat Aceh-Kep. Mentawai, perairan P. Enggano-Bengkulu, Samudera Hindia Barat Aceh-Kep. Mentawai, Selat Sunda bagian barat, perairan selatan Bali-P. Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Samudera Hindia Selatan NTB-P. Sumba.
Sedangkan, untuk gelombang sangat tinggi di kisaran 4-6 meter berpeluang terjadi di perairan barat Lampung, Samudera Hindia Barat Bengkulu-Lampung, Selat Sunda selatan, perairan selatan Jawa Tengah-Jawa Timur, Samudera Hindia Selatan Jawa-Bali.
"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," kata Eko Prasetyo.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pelatih Maroko Akui Skuadnya Kalah Kualitas dengan Prancis Usai Kalah 0-2
-
PT KAI Telah Menanam 99.785 Pohon untuk Keberlanjutan Bumi
-
Penebaran 100 Ribu Benih Ikan guna Menjaga Ekosistem
-
Bongkar Kunci Sukses Sleman, Bupati Harda Kiswaya Sebut Sinergi Desa Jadi 'Senjata Utama'
-
Spanyol Kuasai Sepak Bola Dunia, Permainan Penuh Kontrol Antar La Roja Raih Gelar Piala Dunia Kedua
-
Pemkab Tangerang Dorong Terciptanya Lingkungan Aman Bagi Anak
-
AS Putus Seluruh Hubungan Dagang dengan Spanyol
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.