Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Muhadjir Tekankan Pentingnya Akhlak Mendampingi Sehat dan Pintar

📅 Rabu, 04 Okt 2023, 12:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Muhadjir Tekankan Pentingnya Akhlak Mendampingi Sehat dan Pintar Doc: kemenkopmk.go.id
Ket. Menko PMK, Muhadjir Effendy

JAKARTA - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, menekankan pentingnya pembangunan akhlak pada anak bangsa, mendampingi sehat dan pintar untuk mewujudkan masyarakat yang produktif dalam menuju Indonesia Emas 2045.

"Di samping sehat, cerdas, kuat, juga harus bermoral baik dan memiliki akhlakul karimah (akhlak yang mulia)," kata Menko PMK dalam acara Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan yang diikuti di Jakarta, Senin (2/10).

Menko Muhadjir menekankan kepintaran merupakan gerbang dari kesehatan. Dengan pintar dalam mengetahui apa yang baik dan tidak, maka seseorang akan dapat menjadi sehat jasmani secara utuh. Selain kesehatan jasmani, kata dia, kesehatan rohani juga perlu diperhatikan. Kepintaran dan kesehatan jasmani bila tidak dilengkapi dengan kesehatan rohani yang tercermin dari akhlak seseorang akan menjadi percuma.

"Semua tidak ada artinya kalau akhlaknya buruk," tegas Menko Muhadjir.

Menko PMK pun menyebutkan sejumlah permasalahan di era modern seperti kehidupan yang semaunya sendiri, pragmatis, serta tidak memiliki orientasi di masa depan juga setelah kematian menjadi permasalahan bangsa yang harus ditangani dengan seksama.

Mencontohkan hal tersebut, dia menyinggung sejumlah golongan yang telah diwajibkan untuk melakukan dinas di daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T), namun mangkir dari tugasnya.

"Saya juga mengalami sewaktu saya menjadi Mendikbud (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan), ada beberapa oknum guru yang ditugaskan di daerah pelosok datang hanya tiga bulan sekali, itu pun hanya untuk mengambil gaji," ujar Menko Muhadjir.

Hal tersebut juga diperburuk dengan tidak meratanya sumber daya manusia (SDM) yang tersedia di daerah terpencil. Oleh karena itu, Menko Muhadjir mengusulkan agar perlakuan khusus diterapkan di daerah-daerah 3T demi mewujudkan SDM yang lebih merata.

"Ada tiga kecamatan (distrik) di suatu kabupaten di Papua Tengah, dokternya hanya satu. Bayangkan, tiga kecamatan tidak ada dokter," imbuh dia.

Maka dari itu, Menko Muhadjir menyatakan Indonesia harus memiliki sebuah langkah serius dalam menanggulangi hal tersebut, demi membangun Indonesia yang lebih baik di masa yang akan datang.Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.