Masyarakat Jangan Terpancing 'Panic Buying'

Rabu, 04 Okt 2023, 08:37 WIB

JAKARTA - Masyarakat diminta tak perlu terpancing untuk memborong beras atau panic buying di tengah kekhawatiran kelangkaan pasokan komoditas pangan tersebut. Panic buying dikhawatirkan hanya menambah masalah karena berkurangnya pasokan di pasar.

Wakil Ketua DPR RI, Lodewijk F Paulus, menegaskan pemerintah sudah memikirkan cara untuk memastikan pasokan beras agar selalu tersedia di masyarakat. Hal ini dikatakan Lodewijk, menanggapi isu pembatasan pembelian beras maksimal 10 kilogram (kg) di toko ritel.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

"Kita sedang menghadapi El Nino, pemerintah juga telah mengambil kebijakan untuk impor beras, tentunya jangan sempat masyarakat menjadi panic buying," kata Lodewijk dikutip dari laman resmi DPR RI, Selasa (3/10).

Menurutnya, jika terjadinya panic buying maka sebenarnya akan menyusahkan masyarakat yang sedang sangat membutuhkan. Sehingga di momen seperti ini, perlu adanya kerja sama dan kebijaksanaan yang baik antara pemerintah dan masyarakat agar ketersediaan panggan bisa cukup hingga El Nino benar-benar berlalu.

"Karena saya tahu masyarakat sangat membutuhkan, sekarang ada El Nino, El Nino ini tentunya berdampak kepada ketersediaan pangan walaupun pemerintah sudah mengambil (kebijakan, tapi itu kan dibatasi)," katanya.

Saat ini, pembatasan pembelian beras di ritel ini dilakukan atas arahan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Meski demikian, pembatasan ini tidak akan dilakukan secara permanen dan akan dicabut usai beras impor masuk ke Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut beras dan bensin (BBM) menjadi komoditas penyumbang inflasi secara bulanan atau month-to-month (mtm) terbesar pada September 2023 yang mencapai 0,19 persen dibanding bulan sebelumnya.

"Komoditas penyumbang inflasi secara month-to-month terbesar adalah beras dengan andil inflasi sebesar 0,18 persen, kemudian bensin dengan andil inflasi sebesar 0,6 persen sejalan dengan adanya penyesuaian harga BBM nonsubsidi," kata Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam Rilis Perkembangan Indeks Harga Konsumen edisi Oktober 2023 di Jakarta, Senin (2/10).

Dampak El Nino

Dihubungi terpisah, pengamat ekonomi Universitas Atmajaya Jakarta, Yohanes B Suhartoko, mengatakan harga beras dalam komponen penghitungan inflasi termasuk dalam volatile food.

Dia mengatakan cadangan beras di Bulog hanya untuk dapat menambah suplai jangka pendek. Selain itu, walaupun keran impor sudah dibuka oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag), tetapi mencari beras di pasaran internasional mengalami kesulitan. Pasalnya, mereka juga menjaga cadangan beras karena ancaman gagal panen akibat musim panas yang berkepanjangan.

Dia memprediksi inflasi akan meningkat jika tidak ada tambahan pasokan beras di pasar. "Inilah yang perlu dipikirkan ke depannya bagaimana merealisasikan diversifikasi pangan sebagai strategi ketahanan pangan jangka menengah. Selain itu, percepatan penurunan lahan pertanian pada daerah yang subur perlu diperlambat," tegas Suhartoko.

Dari sisi harga BBM, lanjutnya, suka tidak suka jika mengikuti harga pasar BBM nonsubsidi akan mengalami volatilitas harga. "Karenanya, jika pilihannya pengendalian inflasi maka intervensi dalam administered price perlu lebih dalam, konsekuensinya subsidi ditingkatkan," pungkasnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.