Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kosovo Tuding Serbia Berusaha Caplok Wilayah Utaranya

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 08:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kosovo Tuding Serbia Berusaha Caplok Wilayah Utaranya Doc: ANTARA
Ket. Arsip - Anggota unit kepolisian khusus Kosovo mengikuti prosesi pemakaman Enver Zymber, anggota satuan unit tersebut di desa Dubovc, 20 km utara Pristina, Rabu (27/7). Zymber tewas akibat cedera serius dalam sebuah serangan tiba-tiba oleh pasukan pemerintah etnis Albania untuk mengambil alih dua pos perbatasan di wilayah etnis Serbia, menurut kepolisian.

BEOGRAD - Otoritas Kosovo pada Minggu mengatakan memiliki bukti bahwa Serbia mencoba menganeksasi wilayah utara negara itu dan para penyerang telah mempersiapkan hal ini sejak lama di pangkalan militer.

"Organisasi teroris ini hanya memiliki satu tujuan: menganeksasi bagian utara Republik Kosovo," kata Menteri Dalam Negeri Kosovo Xhelai Svecia.

"Dalam rangka mewujudkan tujuannya, institusi Serbia mengatur militer, logistik, dan kapasitas keuangan mereka," kata Svecia dalam konferensi pers di kamp polisi di kota utara Mitrovica.

Menurut Svecia, Presiden Serbia Aleksander Vucic, Menteri Pertahanan Milos Vucevic dan Kepala Staf Militer Milan Mojsilovic berhubungan langsung dalam upaya tersebut.

"Presiden Serbiaberusaha menyangkal fakta bahwa negaranya terlibat dalam rencana dan eksekusi serangan 24 September, namun dokumen yang kami keluarkan sebelumnya dan rekaman yang akan kami siarkan hari ini adalah bukti nyata keterlibatan militer dan struktur negara dalam organisasi ini," kata dia.

Pada 24 September lalu, sebuah bentrokan pecah di desa Banjska di Kosovo utara dekat perbatasan Serbia dimana sekelompok Serbia bersenjata memblokir jembatan dengan dua truk. Terjadi baku tembak setelah kelompok tersebut melepaskan tembakan, membuat seorang polisi tewas dan lainnya terluka.

Setelah itu sejumlah besar aparat keamanan dikerahkan di wilayah itu, dan perbatasan Brnjak yang membatasi Kosovo dan Serbia ditutup.

Kawasan tersebut menjadi lokasi kerusuhan sejak April, ketika etnis lokal Serbia memboikot pemilu di Kosovo utara, menyusul protes menentang pemilihan walikota etnis Albania.Hingga kini Albania menjadi etnis terbesar di Kosovo, menyusul Serbia, dimana setengahnya tinggal di bagian utara negara itu.

Di tengah kerusuhan terkait pemilu, pasukan penjaga perdamaian NATO dikerahkan, termasuk sekelompok bala bantuan tambahan dari Turki.

Minggu lalu telah terjadi "pengerahan militer Serbia dalam jumlah besar di sepanjang perbatasan dengan Kosovo," menurut Dewan Keamanan Nasional AS, yang juru bicaranya menyebut pengerahan tersebut sebagai "perkembangan yang sangat mengganggu stabilitas."

Pada Sabtu, Kosovo meminta Serbia untuk menarik mundur tentaranya.

Vucic kemudian menyangkal bahwa Serbia terlibat dalam peningkatan militer di sepanjang perbatasan dengan Kosovo.

"Sebuah kampanye kebohongan..telah diluncurkan terhadap kami, Serbia," kata Vucic dalam video yang diunggah di Instagram pada Minggu.

"Mereka telah berbohong mengenai kehadiran pasukan militer kami...faktanya, mereka merasa terganggu karena Serbia memiliki apa yang mereka gambarkan sebagai senjata canggih," ujar dia.

Kosovo menyatakan kemerdekaannya dari Serbia pada 2008 dan memperoleh pengakuan dari banyak negara, termasuk Turki. Namun Serbia tidak pernah mengakui Kosovo dan menyatakan wilayah tersebut masih menjadi bagian dari Serbia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.