Latih Pengusaha Baru Parekraf, BPOLBF Kembali Gelar Floratama Academy

Senin, 02 Okt 2023, 17:07 WIB

JAKARTA - Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) kembali menyelenggarakan Program Floratama Academy Tahun 2023. Program ini merupakan rangkaian program inkubasi yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengusaha yang mencakup 13 bidang pariwisata dan 17 bidang ekonomi kreatif di Floratama (Flores, Alor, Lembata dan Bima) yang berbasis people (masyarakat), planet (lingkungan), dan prosperit (kesejahteraan).

Ket. Foto: Program Floratama Academy Tahun 2023. — Sumber: Istimewa.

Direktur Utama BPOLBF, Shana Fatina mengatakan bahwa produk ekraf yang dihasilkan para peserta pada hakikatnya tidak terpisahkan dari pariwisata itu sendiri.

Menurutnya, sebagai sebuah program yang diinisiasi dengan visi mengembangkan usaha di bidang parekraf ini, perlu partisipasi aktif dari masyarakat Labuan Bajo Flores, tidak hanya sebagai pekerja tapi sebagai pelaku utama dalam hal ini kewirausahaan.

"Di tahun pertama kita gabung semuanya untuk menjaring banyaknya antusiasme masyarakat yang tertarik untuk menjadi pengusaha disektor parekraf, kemudian tahun kedua kita mulai membagi ruang ada yang kelas Seed, Growth dan Community Based, dan tahun ketiga pun kita melakukan yang sama. Satu hal yang kami lihat disini adalah Labuan Bajo Flores ini memiliki antusiasme Masyarakat yang luar biasa dan Ketika deberikan ruang mereka siap untuk mengambil peran dan siap berpartisipasi," kata Shana dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/10).

Dia melanjutkan Floratama Academy bisa dijadikan komunitas untuk bisa saling mengenal satu sama lain, para pelaku usaha pariwisata juga bisa saling belajar tentang apa yang dibutuhkan di pasar, dan bagaiamana pasar membangun tren baru untuk diperkenalkan kepada wisatawan. Dia juga melanjutkan tahun depan akan dibuatkan format yang berbeda dengan model festival dengan melibatkan seluruh alumni 448 pelaku UMKM.

"Jadi kita kan coba upgrading yang sudah masuk dalam jejaring Floratama Academy ini untuk kita bisa tumbuh naik 1 level lagi, sehingga teman - teman 448 pelaku UMKM bisa tubuh besar dan mengisi ruang - ruang kreatif yang ada di Labuan Bajo. Mari kita sama - sama membentuk sebuah suplai atau rante pasok dari ujung ke ujung sehingga memastikan produk Labuan Bajo Flores ini berkualitas, berdaya saing bisa dinikmati oleh wisatawan tentunya menjadi duta wisata kita bukan hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri," lanjut Shana.

Dia juga mengatakan, tahun ini ada tiga kategori dalam pembagian kelas FA yakni : Seed bagi kelompok unit usaha baru, Growth untuk kelompok unit usaha yang berkembang minimal selama 2 tahun, dan Community Based untuk kelompok unit usaha berbasis masyarakat termasuk Desa Wisata dan Homestay.

Selanjutnya, Top 20 Floratama Academy yang didapatkan dari 3 kelas yaitu, Seed Group, Growth Group serta Community Based Tourism (CBT) group adalah 20 pelaku usaha yang terpilih setelah melewati tahapan Workshop, Mentoring dan bootcamp.

Top 20 Bootcamp Floratama Academy ini memiliki tujuan memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang berdampak baik terhadap ekonomi, sosial, dan lingkungan. Membantu pembuatan business model canvas yang berkelanjutan, meningkatkan pemasaran dan promosi produk, memberikan akses bagi perintis usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah Floratama dan sekitarnya.

Top 3 Floratama Academy 2023 20 Peserta yang telah lolos kurasi dam masuk tahap bootcamp FA kemudian dinilai dan dievaluasi sehingga menghasilkan Top 3 Program Floratama academy 2023.

Dukungan UMKM

Pada kesempatan sama, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Manggarai Barat, Pius Baut menyampaikan dukungan kepada pelaku UMKM untuk lebih fokus terhadap usaha yang digeluti.

"Kami berharap teman - teman pelaku usaha yang sudah mengikuti Floratama Academy ini akan menjadi agen perubahan, agen - agen yang membantu masyarakat, mari kita fokus, ini ruang yang pasti untuk kita bergerak maju terus," katanya.

Mabar tersebut berharap, Floratama Academy menjadi ruang untuk pelaku UMKM yang ada di Floratama dengan maksud mendorong masyarakat di tengah keraguan untuk melanjutkan usaha dengan ilmu - ilmu yang telah didapatkan dari para mentor.

Sementara itu, Jeni Boli, Pembina dari Bengkel Seni Milenial (BSM) yang merupakan salah satu peserta FA menyampaikan terima kasihnya kepada BPOLBF yang telah menyelenggarakan program tersebut.

Selanjutnya, Iren, Pelimilik UMKM Delawa Coffee yang juga menjadi Top 1 FA meyampaikan bahwa FA ini adalah wadah untuk memperkenalkan dan mempresentasikan produknya dan peserta lainnya.

"Saya bersyukur terpilih menjadi to 20 Floratama Academy ini, kegiatan seperti ini harus terus berjalan karena sangat berdampak positif, mudah - mudahan nanti bisa berkembang dan semakin positif untuk Delawa Coffee ke depannya," jelasnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.