Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Garut: Layanan Cuci Darah Dialihkan

📅 Minggu, 01 Okt 2023, 20:12 WIB | Oleh:
Bupati Garut: Layanan Cuci Darah Dialihkan Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Garut
Ket. Petugas memeriksa kondisi bangunan yang terbakar di RSUD dr Slamet Kabupaten Garut, Jawa Barat, Ahad (1/10).

GARUT - Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan pelayanan cuci darah untuk sementara dialihkan ke rumah sakit lain karena Ruang Hemodialisa tidak bisa beroperasi akibat kebakaran di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Mereka (pasien) yang sudah punya jadwal akan kita salurkan ke beberapa rumah sakit," kata Bupati usai meninjau lokasi kebakaran di RSUD dr Slamet Garut, Ahad.

Ia menuturkan Ruang Hemodialisa di RSUD dr Slamet Garut untuk sementara waktu tidak dapat digunakan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kejadian kebakaran itu, kata dia, telah merusak sejumlah peralatan medis, termasuk perlengkapan dalam Ruang Hemodialisa.

"Karena Ruang Hemodialisa RSUD dr Slamet sementara ini kita tutup karena terdampak kebakaran tersebut," katanya.

Namun, pasien yang rutin mendapatkan pelayanan tersebut, kata Bupati, tidak perlu khawatir karena RSUD dr Slamet Garut mengalihkannya ke rumah sakit lain di Kabupaten Garut.

Terutama bagi pasien yang jadwal layanan kesehatan pada Senin (2/10), kata dia, oleh pihak RSUD dr Slamet Garut akan diberitahukan ke rumah sakit mana saja yang bisa melayani mereka.

"Ini sudah akan diberitahu ke mana mereka harus melaksanakan pengobatan hemodialisa," kata Bupati.

Ia mengatakan pemerintah daerah secepatnya menyelesaikan gangguan pelayanan kesehatan di RSUD dr Slamet Garut agar masyarakat bisa kembali terlayani seperti biasanya.

"Kami akan melakukan langkah cepat untuk memulihkan Ruang Hemodialisa, ini akan dilakukan oleh Pak Wakil Bupati dengan Direktur Rumah Sakit dan dokter penanggung jawab hemodialisa," katanya.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr Slamet, Muhammad Willy Indrawilis menambahkan, secara keseluruhan pelayanan kesehatan di rumah sakit berjalan seperti biasa, meski sebelumnya ada beberapa pasien yang harus dievakuasi ke tempat lebih aman.

"Secara umum pelayanan masih bisa berjalan," katanya.

Kebakaran di rumah sakit pemerintah itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB kemudian diturunkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran hingga akhirnya kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB.

Kebakaran itu terlihat jelas kepulan asapnya dari kawasan jalan raya Jalan Pembangunan sehingga menjadi perhatian bagi warga setempat maupun pengguna jalan.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Rona
Lisa BLACKPINK Rilis EP Sol...
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.