Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ulama dan Kiai Kabupaten Cirebon Percaya Ganjar Mampu Rawat Kebhinekaan dengan Moderasi Beragama

📅 Selasa, 26 Sep 2023, 13:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ulama dan Kiai Kabupaten Cirebon Percaya Ganjar Mampu Rawat Kebhinekaan dengan Moderasi Beragama Doc: istimewa
Ket. Halaqah Ulama Merah Putih di Pondok Pesantren As Sholihah, Jalan Gondang Manis, Desa Babakan, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu (24/9).

CIREBON - Selama memimpin Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo selalu mengedepankan moderasi beragama sebagai investasi jangka panjang untuk merawat kerukunan. Inilah salah satu alasan puluhan ulama dan kiai di Kabupaten Cirebon kompak memberikan dukungan kepada Ganjar.

Mereka percaya bahwa dengan sikap moderat serta toleransi dalam kehidupan sosial maupun beragama akan mampu mewujudkan Indonesia yang damai dan antiradikalisme.

Hal ini diungkapkan dalam Halaqah Ulama Merah Putih di Pondok Pesantren As Sholihah, Jalan Gondang Manis, Desa Babakan, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu (24/9).

"Untuk Pak Ganjar kami mengusung beliau. Mudah-mudahan Pak Ganjar selalu istiqamah tetap menjaga ruh Indonesia dan menjaga keberlangsungan Indonesia," kata KH Rumli Kamali dari Pondok Pesantren Al Huda Kabupaten Cirebon.

Figur yang mengusung slogan "Tuanku ya Rakyat", lanjut KH Rumli, dikenal selalu merangkul semua golongan termasuk kalangan santri, kiai dan ulama.

Ganjar melibatkan peran ulama dan tokoh ulama di Jawa Tengah dalam upaya menjaga kondusivitas dan kebangkitan bersama.

Dia berharap, Ganjar senantiasa merawat nilai-nilai persatuan dan kesatuan sebagaimana tercantum dalam Pancasila ketika berhasil menjabat sebagai Presiden Indonesia pada 2024. "Artinya kami ini terutama masyarakat Indonesia seluruhnya baik tingkatan yang di pondok pesantren, ataupun ulama ataupun agama-agama yang lain lah artinya lebih di perhatikan dan lebih menjaga kerukunan antar umat beragama dan itu Pak Ganjar itu saya kira itu orang yang tepat untuk bisa memimpin Indonesia dan bisa menyatukan seluruh unsur yang ada di Indonesia ini," jelas dia.

Senada, KH Aminuddin SQ dari Ponpes Daarul Quran, Desa Cikalahang, Kabupaten Cirebon mengatakan upaya merawat kebhinekaan perlu dimasifkan demi Indonesia maju dan berdaulat. "Perlu banget karena saat ini juga kan Indonesia butuh kondusif untuk membangun Indonesia yang lebih maju lagi tentunya membutuhkan suasana aman dan nyaman dan kondusif," jelas dia.

Seperti diketahui, Provinsi Jateng selama dinahkodai Ganjar merupakan salah satu daerah dengan tingkat toleransi antar masyarakat yang tertinggi di Indonesia.

Adapun indeks intoleransi di Jateng memiliki skor 6,8 atau jauh lebih rendah dibandingkan dengan nilai indeks intoleransi nasional yang berada di angka 12,6 persen.

Setara Institute mencatat hingga April 2023 dari 10 kota paling toleran di Indonesia, 4 di antaranya ada di Jateng, yaitu Salatiga (skor 6,4), Surakarta (skor 5,8), Semarang (skor 5,7) dan Magelang (skor 5,6). (*)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Sebut Perang Konyol, Trump ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.