Pembangunan IKN untuk Generasi Muda Indonesia
Senin, 25 Sep 2023, 01:15 WIBJAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ditujukan untuk para generasi muda dan kemajuan bangsa Indonesia.
"Tugas Kementerian PUPR yang diberikan oleh Bapak Presiden Jokowi adalah membangun infrastruktur dasar IKN, seperti jalan, air minum, sanitasi, dan sampah. Kemudian, juga kantor pemerintah, tempat peribadatan, kantor presiden, istana, dan lain-lain. Dan, ini kawasan masa depan, future smart forest city yang dibangun untuk anak-anak muda Indonesia," ujar Basuki dalam keterangannya di Jakarta, kemarin.
Saat ini, Kementerian PUPR tengah memprioritaskan pembangunan jalan tol dari Balikpapan ke kawasan IKN Nusantara, dalam rangka mempersingkat waktu tempuh dari Balikpapan, Kaltim, ke IKN Nusantara yang sebelumnya sekitar dua jam menjadi 30-45 menit.
"Progres pembangunan IKN Nusantara sekitar 40 persen. Pada tahun 2024 nanti, saya menjadi salah satu yang pertama kali datang dan tinggal di sini. Kita harus semangat karena bukan hanya pembangunan fisik saja yang kita kejar, tetapi juga kualitas. Kami akan memastikan infrastrukturnya layak huni," jelas Basuki.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara, Indonesia menetapkan sasaran untuk masuk ke jajaran lima besar perekonomian terkuat di dunia dan memiliki pendapatan per kapita negara berpenghasilan tinggi pada 2045.
Sasaran itu dibangun di atas empat pilar utama Visi Indonesia 2045, yaitu pembangunan manusia dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, pemerataan pembangunan, serta pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola pemerintahan.
Pemindahan Ibu Kota Negara dilakukan sebagai salah satu strategi untuk merealisasikan target ekonomi Indonesia 2045, yaitu pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan merata melalui akselerasi pembangunan kawasan timur Indonesia.
Ibu Kota Negara Nusantara yang selanjutnya disebut IKN mempunyai fungsi sentral dan menjadi simbol suatu negara untuk menunjukkan jati diri bangsa dan negara.
Sementara itu, Badan Bank Tanah mendukung percepatan pembangunan Bandara VVIP IKN Nusantara di Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim. "Badan Bank Tanah mendukung upaya pemerintah pusat dalam hal ini Kemenhub untuk mempercepat pembangunan Bandara VVIP IKN. Lahan seluas 290,67 hektare telah kami sediakan dengan tarif nol rupiah. Tidak ada pengenaan tarif karena ini merupakan peran dan tugas kami sebagai bank tanah (land bank)," ujar Kepala Badan Bank Tanah Parman Nataatmadja di Jakarta, Sabtu.
Parman mengatakan pembangunan proyek Bandara VVIP IKN berada di hak pengelolaan lahan (HPL) Badan Bank Tanah seluas 4.162 hektare. Dari total tersebut, seluas 290,67 hektare telah disediakan untuk pembangunan proyek Bandara VVIP IKN.
Sesuai mandat dalam PP 64 Tahun 2021, Badan Bank Tanah punya kewenangan khusus untuk menjamin ketersediaan tanah dalam rangka ekonomi berkeadilan, salah satunya untuk kepentingan pembangunan nasional.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Raksasa Otomotif Dunia Goyah! 100 Ribu Pekerja VW Terancam Depak Imbas Laba Anjlok Parah
-
Program Future Ready Diluncurkan, Hubungkan Pelatihan Digital dengan Peluang Kerja
-
Wagub Rano Apresiasi Pemprov DKI Jaga Taman Ismail Marzuki Jadi Ruang Publik Inklusif
-
418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital
-
Hubungkan Dua Destinasi Wisata Dunia, TransNusa Hadirkan Rute Baru Bali–Phuket
-
Menkes Targetkan Indonesia Produksi Sendiri 15 Antigen Sebelum 2029
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Gunakan Masker
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.