Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPIP Monitoring Buku Pendidikan Pancasila Wilayah Perbatasan

📅 Senin, 25 Sep 2023, 01:33 WIB | Oleh:
BPIP Monitoring Buku Pendidikan Pancasila Wilayah Perbatasan Doc: istimewa
Ket. Sosialisasi BTU -- Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi (tengah), melakukan monitoring dan sosialisasi Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila kepada satuan pendidikan di Perbatasan Indonesia-Malaysia, Entikong, Kalimantan Barat, Pekan lalu.

JAKARTA - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, melakukan monitoring dan sosialisasi Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila di wilayah perbatasan. Hal tersebut dilakukan kepada satuan pendidikan di Perbatasan Indonesia-Malaysia, Entikong, Kalimantan Barat, pekan lalu.

"Kami hadir di sini, di Entikong untuk melihat langsung di lapangan, memastikan buku ajar Pendidikan Pancasila sudah sampai di wilayah terdepan Indonesia atau belum," ujar Yudian, dalam keterangannya, Minggu (24/9).

Dia menjelaskan, atas dasar Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 tentang Perubahan PP Nomor 57 tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan, buku tersebut harus segera didistribusikan secara merata pada satuan pendidikan di Indonesia tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai dengan Perguruan Tinggi. Menurutnya, buku tersebut sudah disosialisasikan secara serentak.

Yudian juga mendorong kepada sekolah untuk berkoordinasi dengan pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mendapatkan buku tersebut. Menurutnya, hasil monitoring kemudian akan menjadi catatan dan evaluasi BPIP bersama Kemendikbudristek.

"Temuan-temuan di lapangan, kami catat sebagai bahan evaluasi dan segera akan kami tindak lanjuti karena Mata Ajar Pendidikan Pancasila sudah harus diberikan mulai semester sekarang," jelasnya.

Cegah Radikalisme

Dia menerangkan, Pancasila sangat perlu ditanamkan kepada anak-anak sejak kecil. Menurutnya, sikap dan perilaku yang berlandaskan pancasila dan nilai-nilai moral dapat dikembangkan pada diri anak sehingga anak dapat tumbuh dengan akhlak yang mulia yang sesuai dengan harapan bangsa.

Yusidan berharap, dengan diberlakukannya kembali Pendidikan Pancasila menjadi pondasi generasi penerus Bangsa Indonesia. Dengan demikian, tidak mudah terpapar paham-paham radikalisme atau paham ideologi transnasional lainnya, terutama di wilayah perbatasan.

"Terkait masalah radikalisme, saya yakin semua unsur sudah mengantisipasinya. Selain lembaga pendidikan, juga ada ada TNI-Polri yang bertugas di pos-pos batas negara. Bulan hanya menjaga, tetapi menguatkan Ideologi Pancasila secara bergotong royong," tandasnya.

Kepala SDN 12 Entikong, Halijah mengapresiasi dengan kunjungan BPIP. Dia mengaku sangat senang karena telah memberikan pemahaman tentang implementasi Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.