Perkuat Kolaborasi, Dubes: Uni Eropa Akan Bantu Indonesia Atasi Perubahan Iklim
Minggu, 24 Sep 2023, 04:31 WIBJakarta - Perkuat kolaborasi, Duta Besar Uni Eropa untuk Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) Sujiro Seam mengatakan bahwa Uni Eropa akan membantu pemerintah dan masyarakat Indonesia untuk mengatasi perubahan iklim.
"Melalui dukungan kami terhadap Kemitraan Transisi Energi yang Berkeadilan, kami akan membantu pemerintah dan masyarakat Indonesia, mengambil bagian, melakukan bagian mereka, juga untuk melawan perubahan iklim," kata Seam di Jakarta, Sabtu.
Seam mengatakan hal tersebut saat ia akan menghadiri acara "Piknik Hijau Hijau", Sabtu, yang diadakan Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia sebagai acara utama EU Green Diplomacy Weeks 2023.
Seam dan para duta besar negara anggota Uni Eropa melakukan perjalanan simbolis dengan menaiki MRT menuju acara yang diadakan oleh Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia tersebut sebagai bentuk komitmen mereka untuk masa depan yang lebih hijau.
Para duta besar negara anggota Uni Eropa tersebut adalah Belgia, Denmark, Jerman, Spanyol, Italia, Hongaria, Polandia, Rumania, Slowakia, Finlandia, dan Swedia.
"Kita semua harus berkomitmen terhadap perubahan iklim. Dan inilah alasan mengapa kami menjalin kemitraan dengan Indonesia dan Asia Tenggara," kata Seam.
Seam melanjutkan, bahwa kendaraan utama dalam kemitraan tersebut adalah Kemitraan Transisi Energi yang Berkeadilan (Just Energy Transition Partnership/JETP).
JETP, program pendanaan sebesar 20 miliar dolar AS (sekitar Rp300 triliun) yang diluncurkan dalam KTT G20 Bali, merupakan komitmen dari International Partners Group (IPG) yang terdiri dari anggota kelompok G7, Norwegia, dan Denmark untuk Indonesia.
Sedangkan negara kelompok anggota G7 tersebut terdiri dari Amerika Serikat, Italia, Inggris, Prancis, Jepang, Kanada, dan Jerman.
Untuk memperkuat komitmen Uni Eropa dalam mendukung kemitraan tersebut, Bank Investasi Eropa (European Investment Bank/EIB) mengumumkan bahwa mereka akan memberikan dukungan finansial dan teknis untuk pembangunan transportasi berkelanjutan.
Dukungan finansial dan teknis tersebut adalah bentuk dukungan Uni Eropa terhadap transportasi berkelanjutan dan transisi energi untuk mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Grup EIB untuk Asia Tenggara dan Pasifik Sunita Lukkhoo menyampaikan bahwa EIB bukanlah bank komersial, melainkan bank yang digerakkan oleh kebijakan Uni Eropa.
Namun, menurut Lukkhoo, sebelum semua kebijakan tersebut ada, Uni Eropa dan Indonesia memiliki tujuan dan nilai bersama yang sama.
"Tindakan kami adalah mendukung proyek, Proyek Hijau, segala sesuatu yang bermanfaat, berkelanjutan, dan ramah lingkungan," tegas Lukkhoo.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Diskon Tumbler Estetik di Jakarta Fair 2026, Lock n Lock Obral Potongan hingga 85 Persen
-
Mendorong Prestasi 23 Peserta MTQ Tingkat Provinsi NTT
-
Perkuat Transformasi Brand dengan Jangkauan Layanan di 400 Kota, SMARTFREN Jagoan Sinyal
-
Liburan Sekolah, Pemerintah Beri Diskon Tarif Transportasi
-
Pemprov Banten Dorong Pertanian Modern untuk Tarik Minat Generasi Muda.
-
Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan, Ini Respons Kapolri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.