Thaksin Diusulkan Jadi Penasihat Pemerintah

Sabtu, 23 Sep 2023, 02:35 WIB

BANGKOK - Mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra, yang saat ini dipenjara, bisa bertindak sebagai penasihat pemerintahan baru, kata partai yang berkuasa pada Jumat (22/9). Usulan itu merupakan sebuah langkah yang mungkin akan menimbulkan keresahan di kalangan pengkritik miliarder tersebut.

Thaksin, 74 tahun itu, yang digulingkan melalui kudeta militer pada tahun 2006, kembali ke Thailand bulan lalu dan langsung dipenjara untuk menjalani masa hukuman atas tuduhan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Ket. Foto: Mantan PM Thailand, Thaksin Shinawatra — Sumber: AFP/ISAAC LAWRENCE

Perdana Menteri Thailand yang baru, Srettha Thavisin, dari partai Pheu Thai yang mengusung Thaksin, mengatakan awal pekan ini bahwa perdana menteri dua kali itu masih bisa mengabdi pada negaranya.

Sedangkan Wakil Perdana Menteri Thailand, Phumtham Wechayachai, mengatakan pada Jumat bahwa ia mendukung gagasan menjadikan Thaksin sebagai penasihat pemerintah.

"Ini akan menjadi hal yang baik karena dia mempunyai pengalaman enam tahun di pemerintahan. Ini akan bermanfaat bagi negara," kata Phumtham kepada wartawan yang berada di gedung pemerintah.

Sumber lain dari partai tersebut mengkonfirmasi kepadaAFPbahwa pemerintahan koalisi baru yang dipimpin oleh Pheu Thai berencana untuk berkonsultasi dengan Thaksin, setelah dia dibebaskan dari penjara.

Bantu Perekonomian

PM Srettha sebelumnya mengatakan Thaksin, yang kebijakan "Thaksinomics"-nya pada awal tahun 2000-an mengalami pertumbuhan pesat, dapat membantu pemerintah berupaya meningkatkan perekonomian sebesar lima persen per tahun.

"Saya yakin dia mempunyai nilai tambah bagi pemerintah dan rakyat Thailand," kata PM Srettha kepada Bloomberg TV dalam sesi wawancara di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat (AS). "Dia dulu, dan mungkin masih, perdana menteri paling populer dalam sejarah politik Thailand," imbuh PM Srettha.

Meski Thaksin masih dicintai oleh jutaan warga Thailand karena meningkatkan pendapatan pedesaan, ia adalah tokoh yang sangat memecah belah. Elit royalis dan pro-militer Thailand telah lama mencercanya, dan sebagian besar politik Thailand selama dua dekade terakhir diwarnai oleh upaya pemerintah untuk menjauhkan Thaksin dan sekutunya dari kekuasaan.

Beberapa jam setelah dipenjara, Thaksin dipindahkan ke kamar pribadi di rumah sakit polisi karena kesehatannya yang buruk, dan menurut putrinya, Paetongtarn Shinawatra, ayahnya telah menjalani operasi pekan lalu.

Desas-desus saat ini tersebar luas mengenai kesepakatan rahasia untuk memberikan keringanan berupa pemotongan masa hukuman kepada Thaksin atas hukuman penjaranya sebagai imbalan bagi Pheu Thai bagi partai-partai pro-militer dalam aliansi pemerintahannya.AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.