Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kriket dan Voli Pantai Menang

📅 Rabu, 20 Sep 2023, 07:07 WIB | Oleh:
Kriket dan Voli Pantai Menang Doc: ANTARA/HO/ASIAN GAMES 2022
Ket. Atlet kriket Indonesia memukul bola pada pertandingan kriket Grup A Asian Games 2022 melawan Mongolia, yang dimainkan di Lapangan kriket Universitas Zheijang, Hangzhou, Selasa (19/9).

JAKARTA - Meski Asian Games 2022 Hangzhou baru akan dibuka resmi 23 September, sejumlah cabang sudah dipertandingkan kemarin (19/9). Tim Indonesia juga sudah turun.

Voli pantai yang menurunkan Danangsyah Yudistira Pribadi/Sofyan Rachman Efendi sukses menang 2-1 atas Filipina yang diwakili Alnakran Abdilla/Jaron Requinton. Indonesia menang 13-21, 21-16, dan 15-8. Hari ini Danang/Sofyan bertemu Qatar yang menurunkan Samba/Janko.

Sementara itu, tim nasional kriket putri mengawali perjalanannya di Asian Games 2022, dengan mengalahkan Mongolia. Dalam pertandingan Grup A tersebut, Indonesia menundukkan Mongolia dengan 172 runs, dan skor total 187/4-15/10.

Dewi Ni Luh Ketut Wesika Ratna menjadi pemain dengan catatan runs terbanyak, 62 runs. Setelah Dewi, Sakarini Ni Putu Ayu Nanda menjadi pemilik catatan runs terbanyak dengan 35 runs. Disusul Wombaki Maria Corazon Konjep dengan 22 runs, Kasse Kisi Salisa 18 runs, dan Pangestuti Rahmawati Dwi satu runs.

Lawan berikut tim Indonesia menunggu pemenang pertandingan Hong Kong melawan Malaysia. Pemenang pertandingan antara Hong Kong kontra Malaysia akan berhadapan dengan Indonesia untuk memperebutkan satu tiket ke perempat final.

Dalam Asian Games 2018, cabang olahraga kriket tidak dipertandingkan sama sekali. Asian Games 2022 merupakan ketiga kalinya kriket dipertandingkan, setelah 2010 dan 2014.

576 Versus 12

Sementara itu, Presiden Joko Widodo kemarin melepas kontingen Asian Games 2022 Hangzhou, Tiongkok, dengan 576 personel. Menurut Menpora Dito Ariotejo dari 576 itu, jumlah atlet mencapai 413.

Namun, seperti cukup ironi, memberangkatan 576 orang hanya menargetkan 12 emas. Ini 576 versus 12. Padahal cabang yang diikuti menurut Dito ada 30! Andaikan satu cabang ditarget satu emas saja, mestinya ada 23 medali emas.

Ini berarti ada cabang yang diragukan memperoleh medali emas? Lalu untuk apa diberangkatkan? Untuk coba-coba atau mencari pengalaman? Di Asian Games mestinya sudah harus bertanding bukan lagi mencari pengalaman. Mencari pengalaman ya di turnamen-turnamen sebelumnya. wid/Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
Busyett…Angka Insentif Pa...

1,46 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan Bea Cukai Aceh

39 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
1,46 Juta Batang Rokok Ileg...
Daerah
Guru Bimbingan dan Konselin...
Advertisement
Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.