Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perubahan Iklim Ancam Penanganan TBC, AIDS, Malaria

📅 Selasa, 19 Sep 2023, 02:29 WIB | Oleh:
Perubahan Iklim Ancam Penanganan TBC, AIDS, Malaria Doc: AFP/Ludovic MARIN
Ket. Direktur Eksekutif Dana Global, Peter Sands

LONDON - Dana Global untuk Memerangi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria, pada Senin (19/9) memperingatkan bahwa perubahan iklim dan konflik akan menghambat upaya untuk mengatasi tiga penyakit menular paling mematikan di dunia itu.

Laporan tahunan badan itu menyebutkan bahwa inisiatif internasional untuk memerangi penyakit ini sebagian besar telah pulih setelah terhenti karena dampak buruk pandemi Covid-19.

"Namun meningkatnya tantangan perubahan iklim dan konflik berarti dunia kemungkinan besar akan kehilangan target untuk mengakhiri sindrom defisiensi imun, TBC, dan malaria pada 2030 jika tak ada langkah penanganan luar biasa," kata Peter Sands, Direktur Eksekutif Dana Global.

Sands pun menjelaskan semua itu juga memiliki sisi positif. Misalnya saja pada 2022, terdapat 6,7 juta orang yang dirawat karena TBC di negara-negara dimana dana tersebut memberikan bantuan lebih banyak dibandingkan sebelumnya, dan 1,4 juta orang lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

Dana tersebut juga membantu 24,5 juta orang mendapatkan terapi antiretroviral untuk HIV, dan mendistribusikan 220 juta kelambu.

Namun dalam pernyataan yang menyertai laporan tersebut, International Monetary Fund (IMF) mengatakan bahwa upaya untuk kembali ke jalur yang benar setelah pandemi menjadi lebih sulit karena adanya kombinasi krisis yang saling berhubungan dan saling bertabrakan, termasuk perubahan iklim. Misalnya, malaria menyebar ke wilayah dataran tinggi Afrika yang sebelumnya terlalu dingin bagi nyamuk pembawa parasit penyebab penyakit tersebut.

"Peristiwa cuaca ekstrem seperti banjir membebani layanan kesehatan, menggusur masyarakat, menyebabkan peningkatan infeksi dan mengganggu pengobatan di banyak tempat," kata laporan itu. SB/Ant/ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Nasional
Jelang HUT ke-81 TNI, Pangl...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.