Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ASN Diajak untuk Mencontoh Jiwa Kepemimpinan Bung Hatta

📅 Jumat, 15 Sep 2023, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
ASN Diajak untuk Mencontoh Jiwa Kepemimpinan Bung Hatta Doc: ANTARA/HO-Kementerian Komunikasi dan Informatika
Ket. Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi.

Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas mengambil keputusan penting di Kementerian Kominfo bisa mencontoh dan memiliki jiwa kepemimpinan seperti Wakil Presiden pertama RI Mohammad Hatta yang akrab disapa Bung Hatta.

Menurut Budi jiwa kepemimpinan yang dimiliki Bung Hatta sebagai proklamator bangsa dilandasi dengan semangat optimisme yang bisa dibagikan ke masyarakat umum untuk ikut membangun negeri.

"Spirit ini sangat krusial untuk menuntaskan program-program prioritas, menuju Visi Indonesia Maju 2045, sekaligus membawa Indonesia keluar darimiddle income trapdengan kebijakan-kebijakan strategis di sektor komunikasi dan informatika," ujar Budi membuka acara Seminar Eksekutif Jabatan Pimpinan Tinggi bertema "Leaders and the Power of their Influence" di Jakarta, Kamis.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan pesan itu kepada jajaran pimpinan Kementerian Kominfo baik itu yang merupakan pimpinan tinggi madya maupun pimpinan tinggi pratama untuk bisa meneladani kisah Mohammad Hatta sebagai pemimpin.

Ia menyampaikan ada empat hal yang bisa ditiru dan dipelajari dari Bung Hatta sebagai seorang pemimpin yaitu memiliki kejelasan visi, kegigihan, integritas, dan profesionalisme.

Dengan meneladani prinsip-prinsip tersebut, ia meyakini bahwa pimpinan tinggi di Kemenkominfo bisa menghadapi setiap rintangan yang ada untuk mewujudkan visi Indonesia Maju 2045.

Tak lupa ia berpesan agar saat memimpin, pimpinan tinggi madya maupun pratama itu dapat mengambil waktu sejenak untuk melakukan evaluasi.

Budi mengatakan dengan cara sederhana yaitu berdiam sejenak dan berkontemplasi maka evaluasi untuk mendapatkan strategi dan taktik lebih baik dalam mewujudkan program kerja yang optimal bisa terealisasi.

"Seperti kata Bung Hatta, membaca tanpa merenungkan adalah bagaikan makan tanpa dicerna. Kita butuh waktu untuk berkontemplasi buat memetik pesan dari apa yang telah dibaca. Dengan begitu, menjadi harapan bersama bahwa kita tidak seterusnya berdiam diri saja tetapi juga mampu untuk bergerak lebih baik," ujarnya.

Dalam hal mewujudkan visi Indonesia Maju 2045, Budi berpendapat semangat Bung Hatta perlu dituangkan melalui beragam program terkait percepatan transformasi digital hingga inovasi teknologi.

Ia berharap dorongan untuk memiliki semangat kepemimpinan dari wakil presiden pertama RI itu bisa membuat para pimpinan di Kementerian Kominfo bisa menumbuhkan beragam program yang berhasil.

"Mari bersama-sama kita nyalakan kembali kemauan dan komitmen untuk memberikan karya terbaik bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Budi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.