Rupiah Masih Tertekan
Selasa, 12 Sep 2023, 10:44 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya, hari ini (12/9). Pergerakan rupiah akan dipengaruhi sentimen penjualan ritel Indonesia dan jelang rilis data inflasi Amerika Serikat (AS).
Pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong memperkirakan rupiah masih akan tertekan jelang data inflasi AS dan respons investor terhadap pelamahan data penjualan ritel Indonesia. Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (12/9), bergerak di kisarsan 15.250-15.400 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam penutupan perdagangan, Senin (11/9), ditutup melemah sebesar 2 poin atau 0,01 persen dari penutupan akhir pekan lalu menjadi 15.330 rupiah per dollar AS.
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menyatakan stabilitas nilai tukar rupiah tetap terjaga kendati ekonomi Amerika Serikat (AS) terus membaik dan The Fed masih akan menaikkan suku bunga acuan di kuartal IV/2023.
"Stabilitas nilai tukar rupiah diperkirakan tetap terjaga sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian Indonesia, inflasi yang rendah, begitu juga dengan imbal hasil aset keuangan domestik yang menarik," ujar dia dalam keterangan tertulis, Jakarta, awal pekan ini.
Apalagi, lanjut dia, Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah melalui intervensi di pasar valas, efektivitas implementasi instrumen penempatan valas Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA), serta penerbitan instrumen operasi moneter (OM).
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
BEI Catat 3.040 Sanksi, Ratusan Emiten Kena Semprit
-
BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Wilayah DKI Jakarta Akan Diguyur Hujan pada Selasa (24/2) Sore
-
Antisipasi Arus Puncak, Rekayasa Tol Japek Dilanjutkan
-
Formula 1: Verstappen Kritik Teknologi Mobil F1 Terbaru, Rasanya Seperti Game Balap
-
Spanyol Wajibkan Verifikasi Usia Ketat untuk Blokir Akses Medsos pada Anak
-
Papua Siap Bangun Industri Kelautan, Lebih dari 100 Kampung Nelayan Sudah Siap Diverifikasi
-
Periode Pascalebaran, PELNI Berikan Diskon Tarif 20% untuk Muatan Kontainer
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.