Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sejumlah Satwa Liar Mati di Taman Nasional Gorontalo, Penyebabnya Masih Diselidiki

📅 Senin, 11 Sep 2023, 11:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sejumlah Satwa Liar Mati di Taman Nasional Gorontalo, Penyebabnya Masih Diselidiki Doc: ANTARA/HO Balai TNBNW
Ket. Petugas melakukan pengecekan dan pengambilan sampel di lokasi penemuan bangkai babi hutan di kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

BONE BOLANGO - Tim gabungan dari beberapa instansi pemerintah menyelidiki penyebab kematian sejumlah satwa liar di kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW), yang berada di wilayah Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara.

Tim petugas dari Balai TNBNW,Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bone Bolango, serta Otoritas Veteriner Provinsi Gorontalo telah diturunkan untuk melakukan pengecekan dan pengambilan sampel di lokasi penemuan bangkai babi hutan.

Sebagaimana dikutip dalam siaran pers Balai TNBNW pada Senin (11/9), Kepala Balai TNBNW Anis Suratin menyampaikan bahwa informasi mengenai kematian satwa liar di kawasan taman nasional dan sekitarnya diterima sejak 29 Agustus 2023.

Menurut dia, sampai sekarang tercatat ada temuan sembilan bangkai babi hutan jenis Sus celebensis di sembilan lokasi di dalam dan luar kawasan TNBNW.

Bangkai babi hutan dilaporkan ditemukan di enam lokasi di luar kawasan taman nasional dan tiga lokasi di dalam kawasan taman nasional.

Lokasi penemuan bangkai babi hutan berada di wilayah DesaBangiodan Dataran Hijau di Kecamatan Pinoguserta DesaTulabolodi KecamatanSuwawa Timur di wilayah Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Anis menyampaikan bahwa petugas sudah mengambil sampel dari dua bangkai babi hutan yang ditemukan di kawasan taman nasional dan sekitarnya untuk diperiksadi Balai Besar Veteriner Maros.

Dia mengungkapkan bahwa rapat koordinasi pada 5 September 2023 mengenai pencegahan dan penanganan African Swine Fever (ASF) antara lain menyimpulkan bahwa penyakit menular pada babi tersebut tidak sampai menimbulkan kematian massal hewan serta tidak menyebabkan kematian satwa liar di kawasan konservasi.

Meskipun demikian, menurut dia, pemeriksaan laboratorium tetap dilakukan untuk mengetahui kemungkinan terjadi penularan virus pada satwa liar di kawasan konservasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.