Menyedihkan, Sebagian Sawah di Makassar Jadi Lahan Tidur Akibat Kekeringan
Senin, 11 Sep 2023, 00:12 WIBMakassar - Menyedihkan, sebagian sawah di wilayah utara Makassar, Sulawesi Selatan menjadi lahan tidur akibat kekeringan sehingga tidak bisa digarap oleh petani atau pemiliknya.
"Sawah yang sudah dipanen dua bulan lalu, tidak dapat digarap karena tidak ada suplai air," kata salah seorang warga Kecamatan Tamalanrea, Muh Basri di Makassar, Minggu.
Dia mengatakan, pada musim kemarau biasanya masih bisa menanam tanaman palawija sebagai tanaman antarmusim, karena masih ada air sumur bor yang bisa dimanfaatkan.
Namun kini, lanjut dia, semua sumber air sangat minim, sehingga untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari saja harus membeli, jika bukan mendapat giliran air dari PDAM Makassar.
Hal senada diakui, warga lainnya di Kecamatan Biringkanaya, Makassar Daeng Jumaing.
Dia mengatakan sejak memasuki musim kemarau, sudah sulit mendapatkan air tanah ataupun air permukaan. Akibatnya, lahan sawahnya hanya dibiarkan begitu saja.
"Kami tidak bisa berbuat apa-apa, hanya menunggu air hujan saja, karena saluran irigasi juga sudah mengering," katanya.
Menyikapi kondisi kekeringan itu, Kadis Tanaman Pangan Kota Makassar Muhyiddin mengakui, Kota Makassar yang masih memiliki lahan sawah di wilayah pinggiran kota seperti di Kecamatan, Tamalanrea, Biringkanaya, Antang dan Manggala sebagian besar sudah mengering.
"Untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari mereka menunggu jatah air dari PDAM yang menyalurkan setiap hari air bersih dengan mobil tangkinya," katanya.
Sementara berdasarkan data Sensus Pertanian 2020 diketahui lahan sawah basah di Makassar tercatat 2.646 hektare (ha), sedang sawah kering mencapai ,2.657 ha.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Siap Hadapi Kekeringan! Bendungan Raksasa di Aceh Ini Disiapkan Hadapi El Nino
-
Dishub Kaltara Rehabilitasi Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dan PLBL Liem Hie Djung
-
Penurunan Volume Air Waduk Delingan di Karanganyar
-
Harga Emas Antam Dibanderol Rp2,635 Juta/Gram pada Rabu Pagi
-
29 Desa di Cilacap Alami Kekeringan
-
Tak Langsung Bertarung di Pengadilan, Apple Buka Ruang Negosiasi dengan Departemen Kehakiman AS
-
Harga Bawang Merah Rp43.800/Kg, Telur Ayam Rp29.300/Kg
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.