Mantap Semoga Bisa Dirawat, Bupati Bima Apresiasi Program Sanitasi dan Penyediaan Air Bersih
Senin, 11 Sep 2023, 00:14 WIBMataram - Mantap semoga bisa dirawat, Bupati Bima, Nusa Tenggara Barat Indah Damayanti Putri mengapresiasi program sanitasi dan penyediaan air bersih untuk masyarakat Desa Punti, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima.
"Ini adalah berkah bagi masyarakat di Dusun Sonao, Kecamatan Soromandi, maka saya berpesan kepada seluruh warga yang menerima manfaat dari program wash ini agar merawat segala fasilitas yang sudah diberikan agar dapat digunakan secara berkelanjutan," kata Bupati Bima dalam keterangan tertulis diterima wartawan di Mataram, Minggu.
Ia menyampaikan apresiasinya kepada BRI, YBM BRILiaN Regional Office Denpasar dan Yayasan Kabua Dana Rasa yang telah berpartisipasi dan peduli terhadap masyarakat di Punti, dengan terlibat-nya membantu mengatasi kekurangan air bersih melalui program Wash.
"Ini bukti nyata bahwa BRI melalui YBM BRILian hadir dan memberi banyak manfaat untuk masyarakat yang ada di Bima," katanya.
Sementara itu, Pjs Pemimpin Cabang BRI Raba Bima, I Made Arya Adi Wijaya menuturkan, penyediaan layanan air bersih dan sanitasi saat ini telah ditetapkan sebagai bagian dari hak asasi manusia yang wajib dipenuhi karena berkaitan erat dengan peningkatan taraf kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program WASH yang dilakukan YBM BRILiaN secara nasional sepanjang tahun 2023 telah terdapat 22 titik inisiasi air bersih dengan jumlah penerima manfaat kurang lebih 12.290 jiwa.
"Dengan adanya fasilitas air bersih di Desa Punti, kami berharap apa yang diberikan oleh BRI melalui YBM BRILiaN dapat dijaga dan dirawat sebaik mungkin agar dapat terus berlanjut secara maksimal," tambahnya
YBM BRILiaN merupakan lembaga filantropi Islam yang mengelola dana zakat infak dan sedekah dari masyarakat untuk digunakan dalam berbagai program di bidang pendidikan, sosial dan ekonomi.
"Program WASH merupakan salah satu program unggulan YBM BRILiaN dalam bidang sosial, di mana pada program ini kami membangun sarana dan prasarana air bersih, melakukan pelatihan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta adanya pendampingan dan monitoring oleh Komite Pengelolaan Air Bersih yang dibentuk masyarakat," terangnya.
Maulana Ishak selaku Ketua Yayasan Kabua Dana Rasa menyampaikan, rasa bangga dan haru ketika tanah Punti dibasahi oleh air hasil pengeboran, artinya masyarakat disini tidak perlu khawatir lagi terkait kekeringan dan kekurangan air minum.
Kegiatan pengeboran ini telah dilakukan sejak bulan Juni yang diawali dengan geolistrik untuk mencari titik pengeboran yang tepat, dilanjutkan dengan pengeboran air, pembuatan bak penampung, dan distribusi air dengan pipa ke setiap rumah warga, dan akhirnya bisa selesai di akhir Agustus ini.
"Ke depannya kami akan terus membangun daerah Bima dan mengajak seluruh pihak yang ada untuk bersama-sama membangun daerah ini," katanya.
Berita Terkait:
-
PLN Pastikan Pasokan Listrik Pulau Jawa Mulai Pulih secara Bertahap Usai Pemadaman Bergilir
-
Menteri Pariwisata: Indonesia dan India Punya Kedekatan Peradaban yang Kuat
-
Piala Dunia 2026 Jadi Berkah, 100 UMKM Bengkulu Raup Peluang Usaha dari Nobar.
-
Tim Bola Voli Putra Indonesia Torehkan Sejarah, Juara AVC Cup 2026 Usai Balas Kekalahan dari Korea Selatan
-
Tak Lagi Beroperasi di Area Abu-Abu, BPMA Percepat Legalisasi Sumur Minyak Rakyat di WK Aceh
-
Ribuan Warga Ikuti Tradisi Grebeg Suro Paseban Agung Malwapati
-
IndoBuildTech Expo 2026 Angkat Pentingnya Keamanan Kelistrikan untuk Hunian
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.