Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kekeringan di Karawang meluas hingga melanda 13 desa

📅 Minggu, 10 Sep 2023, 23:46 WIB | Oleh:
Kekeringan di Karawang meluas hingga melanda 13 desa Doc: ANTARA/Destyan H. Sujarwoko/dok
Ket. Ilustrasi - Penyaluran bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan.

Karawang - Bencana kekeringan pada musim kemarau panjang sebagai dampak fenomena El Nino di Kabupaten Karawang, Jabar, semakin meluas hingga melanda 13 desa yang tersebar di empat kecamatan sekitar Karawang.

"Sekarang ini sudah ada 13 desa yang dilanda kekeringan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Ferry Muharam, saat dihubungi di Karawang, Minggu.

Sekitar sepekan lalu dilaporkan terdapat delapan desa yang dilanda kekeringan. Namun kini jumlah desa yang dilanda kekeringan meluas, hingga 13 desa.

Ia menyampaikan, di 13 desa yang tersebar di empat kecamatan itu tercatat 6.301 keluarga atau 16.289 jiwa yang terdampak bencana kekeringan.

Sebanyak 13 desa yang kini dilanda kekeringan di wilayah Karawang di antaranya Desa Cigunungsari, Kutalanggeng, Cintalaksana, Kutamaneuh dan Desa Cintalanggeng, Kecamatan Tegalwaru.

Kekeringan di lima desa Kecamatan Tegalwaru itu mengakibatkan sebanyak 1.391 keluarga atau sekitar 4.166 jiwa.

Sesuai dengan data BPBD Karawang, banjir juga terjadi di enam desa di sekitar Kecamatan Pangkalan, yakni di Desa Kertasari, Jatilaksana, Taman Mekar, Mulangsari, Cinta Asih dan Desa Medalsari.

Ferry menyebutkan, terdapat 3.458 keluarga atau, 8.669 jiwa yang terdampak bencana kekeringan di enam desa Kecamatan Pangkalan itu

Selanjutnya, kekeringan juga terjadi di Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat dengan jumlah warga terdampak sebanyak 988 keluarga atau 2.273 jiwa.

Kemudian di Desa Ciampel, Kecamatan Ciampel, dengan jumlah warga yang terdampak kekeringan sebanyak 464 keluarga atau 1.181 jiwa.

BPBD Karawang berserta PMI dan Perumdam Tirta Tarum Karawang kini masih terus mendistribusikan air bersih ke daerah yang dilanda kekeringan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.