Korut Luncurkan Kapal Selam Serangan Nuklir Taktis Baru

Sabtu, 09 Sep 2023, 02:35 WIB

SEOUL - Media pemerintah pada Jumat (8/9) melaporkan bahwa Korea Utara (Korut) telah meluncurkan kapal selam serangan nuklir taktis pertamanya, meskipun militer Korea Selatan (Korsel) mengatakan kapal tersebut mungkin tidak bisa beroperasi.

Pemimpin Korut, Kim Jong-un, yang memimpin upacara peresmian pada Rabu (6/9) lalu mengatakan bahwa kapal selam tersebut adalah bagian dari dorongan kemajuan persenjataan nuklir angkatan laut, menurut kantor beritaKCNA.

Ket. Foto: Luncurkan Kapal Selam | Pemimpin Korut, Kim Jong-un (kedua dari kiri), terlihat sedang menyaksikan peluncuran kapal selam No. 841 dalam sebuah upacara di sebuah lokasi rahasia pada Rabu (6/9). Pyongyang mengklaim kapal selam baru itu merupakan sebuah kapal selam serangan nuklir taktis pertamanya. — Sumber: AFP/KCNA VIA KNS

Gambar saat peluncuran kapal selam dariKCNAmenunjukkan Kim berbincang dengan pelaut berseragam putih di sebelah kapal selam, yang haluannya dihiasi bendera Korut.

"Peluncuran kapal selam No. 841 yang diberi nama pahlawan Kim Kun Ok, menandakan dimulainya babak baru dalam memperkuat kekuatan Angkatan Laut Korut," kataKCNA.

Dalam upacara peluncuran, Kim mengatakan bahwa kapal selam itu adalah salah satu alutsista ofensif bawah air inti dari kekuatan Angkatan Laut Korut. "Korut akan mengubah kapal selam yang ada menjadi kapal penyerang yang dilengkapi senjata nuklir," kata Kim.

Pada Kamis (7/9),KCNAmengatakan bahwa Kim tengah memeriksa kapal selam tersebut saat bersiap untuk uji pelayaran, dan memasukinya untuk mengenal sistem senjata dan kemampuan operasi bawah airnya.

Namun militer Korsel mengatakan klaim Pyongyang tidak bisa dianggap remeh. "Penilaian awal kami menunjukkan bahwa kapal tersebut tampaknya tidak dapat beroperasi," kata Kepala Staf Gabungan (JCS) kepadaAFP.

Modifikasi

Korut diketahui telah melakukan sejumlah uji coba senjata pada tahun ini, dan bulan lalu gagal dalam upaya kedua untuk menempatkan satelit mata-mata ke orbit.

Korsel dan Amerika Serikat (AS) telah meningkatkan kerja sama pertahanan sebagai tanggapannya, dengan mengadakan latihan militer bersama dengan mengerahkan jet siluman canggih dan aset strategis AS lainnya, serta mengadakan latihan angkatan laut dengan Jepang.

Menurut Nuclear Threat Initiative (NTI), sebuah wadah pemikir yang berbasis di AS, Korut diperkirakan memiliki antara 64 dan 86 kapal selam, salah satu armada terbesar di dunia. Namun, menurut NTI, para ahli meragukan apakah semuanya bisa beroperasi mengingat usianya. Namun pada 2019, Kim ditampilkan di media pemerintah sedang memeriksa kapal selam yang sebelumnya tidak dilaporkan.

"(Kapal selam) ini sama, meskipun lebih banyak dimodifikasi, dengan kapal selam yang ditunjukkan Korut kepada kita pada Juli 2019," cuit Joseph Dempsey, seorang peneliti di International Institute for Strategic Studies, di media sosialX.

"Sementara Korut telah menambahkan kompartemen misil dan secara eksternal meniru fitur desain yang lebih kontemporer… (kapal selam ini) pada intinya adalah kapal diesel-listrik kelas Romeo yang sudah ketinggalan zaman, yang awalnya dirancang pada tahun 1950-an," kata Dempsey seraya mengatakan bahwa kapal selam itu memiliki beberapa keterbatasan dan kerentanan mendasar.AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.