Pesta Rakyat, Penggiat Seni Tradisional Ikut Mangayubagyo Ganjar Pranowo Pamitan

Selasa, 05 Sep 2023, 18:57 WIB

SEMARANG - Penggiat kesenian tradisional dari berbagai daerah di Jawa Tengah ikut memeriahkan pesta rakyat "Terima Kasih Jawa Tengah" di Kantor Gubernur Jateng , Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/9). Mereka datang untuk ikut mangayubagyo pada hari terakhir Ganjar Pranowo menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Setidaknya ada 16 kelompok kesenian yang ikut terlibat. Terdiri atas enam kelompok jaranan, kemudian ada kelompok seni topeng ireng, kethek ogleng, gedruk, ndolalak, serta soreng dan reog.

Ket. Foto: Penggiat kesenian tradisional dari berbagai daerah di Jawa Tengah ikut memeriahkan pesta rakyat "Terima Kasih Jawa Tengah" di Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/9). — Sumber: Koran Jakarta/Henri Pelupessy

Mereka tampil di dua panggung mini yang ada di sepanjang Jalan Pahlawan sejak pukul 13.30 sampai pukul 15.00. Belasan kelompok itu silih berganti tampil untuk menghibur masyarakat Jawa Tengah yang datang ke pesta rakyat.

Bahkan mendekati acara inti dimulai, kelompok kesenian itu juga melakukan flashmob dengan penonton. Keriuhan terlihat karena begitu antusiasnya warga dan para seniman meluapkan ekspresinya.

Hasyim, salah seorang penggiat kesenian dari Temanggung, mengatakan kedatangannya bersama berbagai kelompok kesenian tradisional itu sebagai bentuk terima kasih kepada Ganjar Pranowo. Mereka ingin memberikan persembahan terakhir dengan ikut memeriahkan acara "Terima Kasih Jawa Tengah" itu.

"Kami datang untuk ikut meramaikan acara perpisahan Pak Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah dengan menampilkan kesenian daerah," katanya saat ditemui di lokasi.

Hasyim yang tergabung dengan Kelompok Turangga Beksa Temanggung itu menyampaikan terima kasih atas perhatian Ganjar Pranowo kepada kesenian tradisional. Berkat program-program dan bantuan yang diberikan Ganjar, kesenian tradisional di Jawa Tengah bisa berkembang.

"Mantap. Semua kesenian tradisional di Jawa Tengah maju, salah satunya kesenian kuda lumping," ujarnya.

Diketahui selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, kesenian tradisional menjadi salah satu perhatian Ganjar Pranowo. Salah satunya sejak tahun 2018, Ganjar telah memberikan bantuan alat musik gamelan kepada 230 desa di Jawa Tengah.

"Satu contoh bantuan dari Pak Ganjar itu alat musik gamelan. Kelompok kami salah satu yang menerima bantuan itu," ujarnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Henri pelupessy

Berita Terbaru

Pemkot Samarinda Perkuat Program Tamasya Wujudkan Kota Layak Anak

Anggota DPR Dorong Perlindungan Pekerja di Agam

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.