Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ASI Ekslusif Ibu Pekerja Butuh Dukungan

📅 Selasa, 05 Sep 2023, 01:01 WIB | Oleh:
ASI Ekslusif Ibu Pekerja Butuh Dukungan Doc: istimewa
Ket. PUNCAK PEKAN ASI DUNIA -- Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono (kiri), dalam acara talkshow puncak pekan ASI sedunia, di Jakarta, Senin (4/9).

JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono, mengatakan bagi ibu pekerja pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif kadang menjadi kendala. Menurutnya, permasalahan utama terdapat pada dukungan lingkungan baik di tempat kerja ataupun keluarga.

"Yang menjadi permasalahan utamanya itu ada pada lingkungan tempat kerja dan juga keluarga," ujar Dante saat membuka talkshow puncak pekan ASI sedunia, di Jakarta, Senin (4/9).

Dia menerangkan, berbagai dukungan dapat dilakukan dengan dukungan moral dari anggota keluarga, perusahaan atau pemberi kerja menyediakan fasilitas untuk ibu menyusui.

Di sisi lain, pemerintah mendorong regulasi yang mendukung praktik menyusui dan meningkatkan pembinaan dan pengawasan di tempat kerja serta khususnya ibu menyusui yang sedang bekerja agar berusaha untuk tetap memberi ASI eksklusif.

"Sementara dukungan masyarakat agar ibu bekerja dapat terus menyusui, bisa dimulai dengan membangun lingkungan yang suportif," tambahnya.

Dante menjelaskan, menyusui atau pemberian Air Susu Ibu (ASI) sangat penting bagi ibu dan anak untuk memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi. Menyusui juga merupakan salah satu investasi terbaik bagi bangsa karena ASI adalah makanan terbaik bagi bayi untuk dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Dia menekankan, menyusui merupakan bagian dari hak seorang ibu. Hal tersebut tertuang dalam peraturan pemerintah nomor 33 tahun 2012 tentang pemberian ASI eksklusif. "ASI sangat penting dan selalu ada perjuangan dibalik ibu yang menyusui," tandasnya.

Dalam acara tersebut, salah seorang ibu yang berprofesi sebagai karyawan, Nur Aida nengatakan dirinya sudah memberi ASI eksklusif jalan 23 bulan. Menurutnya, bekerja sudah tidak lagi jadi halangan untuk menyusui karena selain perusahaan telah mendukung juga mendapat dukungan dari keluarga.

"Alhamdulillah bekerja sudah tidak jadi halangan yah karena kami juga mendapat dukungan dari keluarga, dari orang tua mertua, suami alhamdulillah mendukung utamanya pada saat saya down mereka selalu support, jadinya tambah semangat lagi," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.