- Home
-
- Megapolitan
-
- Aplikasi Pelacak TBC Diper...
Aplikasi Pelacak TBC Diperkenalkan
Selasa, 05 Sep 2023, 04:40 WIBBOGOR - Aplikasi pemetaan tuberkulosis (TBC) tengah disosialisasikan agar dapat melacak penyakit tersebut dengan mudah. "Dinas Kesehatan Kota Bogor melaksanakan sosialisasi pemanfaatan informasi pada aplikasi pemetaan tuberkulosis guna membantu pelacakan dan pemantauan penyakit tersebut," ujar Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Senin (4/9).
Kegiatan tersebut dilakukan melalui Akselerasi Gerakan Eliminasi Tuberkulosis (Aksi Geulis) yang telah mendapat apresiasi pemerintah. Aksi Geulis dilaksanakan di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor. Kegiatan ini melibatkan petugas puskesmas, organisasi perangkat daerah, kelurahan, dan kecamatan.
"Syukurlah Aksi Geulis baru saja mendapatkan penghargaan di ajang Indonesia Tuberculosis International Meeting atau INA-TIME 2023," jelas Sri Nowo Retno. Dia mengatakan sosialisasi Aksi Geulis digelar sebagai upaya menekan angka kasus TBC di Kota Bogor. Pada tahun 2022 naik menjadi 200 persen. Kasus TBC anak naik menjadi 300 persen. Terdapat lima inovasi yang terdapat dalam Aksi Geulis.
Pertama, membuat rencana aksi daerah. Ini salah satu strategi dan wujud komitmen Pemkot Bogor. Kedua, membentuk tim percepatan eliminasi TBC lintas sektor, lintas program, dan fasilitas pelayanan kesehatan. Ketiga, membuat aplikasi si Geulis.
"Aplikasi ini memetakan penderita tuberkulosis untuk melacak, memantau dan cek risiko. Keempat, mengaktifkan RW siaga. Kelima, menyediakan RS rujukan TBC resisten obat di RSUD Kota Bogor," jelasnya. Sri Nowo menerangkan banyak perubahan setelah intervensi dengan proyek perubahan Aksi Geulis.
Aksi Geulis dapat memberi kontribusi langsung terhadap reformasi birokrasi tematik. Ini mulai dari menurunkan risiko penularan kasus TBC sensitif obat dan resisten obat.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemerintah Kota Bogor Terus Pantau Kualitas Udara Dampak Abu Vulkanik
-
Siapkan Pemuda Jadi Garda Terdepan Ketahanan Pangan, Pemprov Banten Dukung Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan 2026
-
Amerika Serikat Dilaporkan Uji Coba Perdana Sistem Pertahanan Rudal Kubah Emas, Telan Biaya Rp3,1 Kuadriliun
-
TNI AL Musnahkan Barang Bukti 1,3 Ton Ketamin yang Bisa Rusak 13 Juta Jiwa
-
Kilang Plaju Perkuat Komitemen Konservasi Satwa dan Ekosistem Pesisir di Sumsel
-
BNPB Nyatakan Kebakaran di Gunung Picung Cianjur Sudah Terkendali
-
Festival Sepak Bola Rakyat Rampung, GGN & Coca-Cola Sasar 5 Kota
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.