PBB Kirimkan Rusia Usulan Baru Kesepakatan Laut Hitam

Jumat, 01 Sep 2023, 16:00 WIB

WASHINGTON - Ketua Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Kamis mengatakan telah mengirim surat kepada Menteri Luar Negeri Rusia Lavrov yang menyampaikan "serangkaian usulan konkrit" untuk menciptakan kondisi bagi pembaruan inisiatif biji-bijian Laut Hitam.

"Kami memiliki beberapa solusi konkrit atas keprihatinan yang memungkinkan adanya akses efektif atau lebih efektif terhadap pangan dan pupuk Rusia ke pasar global dengan harga yang memadai," kata Guterres kepada wartawan dalam konferensi pers di kantor pusat PBB di New York.

"Kami yakin inisiatif Laut Hitam telah memberikan kontribusi yang sangat penting untuk membuat pasar pangan lebih memadai dalam mencapai tujuan kita dalam ketahanan pangan," kata dia, seraya menambahkan kesepakatan itu menurunkan harga dan menciptakan kondisi untuk akses ke pasar global di banyak negara.

"Kami percaya sangatlah penting memperbarui perjanjian ini. Dan di saat yang sama, kami memperhatikan permintaan Rusia, dan saya yakin kami memberikan usulan yang dapat menjadi dasar pembaruan perjanjian ini," ujar Guterres.

Namun Guterres menekankan pembaruan tersebut "harus stabil"

"Kami tidak bisa membuat inisiatif Laut Hitam yang berpindah dari krisis ke krisis, dari penundaan ke penundaan. Kami memerlukan sesuatu yang berhasil dan memiliki manfaat bagi semua orang," lanjut dia.

Sebelumnya, Lavrov dan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengadakan pembicaraan di Moskow dimana Fidan mengatakan usulan baru dapat memperbarui kesepakatan itu.

Turki terus melanjutkan upayanya untuk memperbarui perjanjian itu dan mengatakan tidak ada alternatif lain.

Pada 17 Juli, Rusia menghentikan partisipasinya dalam perjanjian itu, yang ditengahi Turki dan PBB, untuk melanjutkan ekspor biji-bijian dari tiga pelabuhan Laut Hitam Ukraina yang terhenti setelah perang pecah pada Februari 2022.

Moskow telah berulangkali mengeluhkan bahwa Barat belum memenuhi kewajibannya terkait ekspor gandum Rusia. Dikatakan bahwa pembatasan pembayaran, logistik, dan asuransi telah menjadi penghalang pengirimannya.

Di saat yang sama, Guterres ditanya mengenai Majelis Umum mendatang dan kemungkinan perdamaian di Ukraina, dimana ia menjawab "Harapan tidak pernah berakhir".

"Namun, tentu saja saya berbohong jika mengatakan saya yakin kami telah melihat perdamaian di Ukraina dalam waktu dekat. Saya pikir kita belum sampai kesana,"
ucapnya.

"Oleh karena itu sangat penting untuk mengambil langkah mengurangi dampak negatif yang dramatis dari perang ini."

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.