OJK Yakin Kinerja Sektor Keuangan Menuju Normalisasi

Jumat, 01 Sep 2023, 11:02 WIB

JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menilai kinerja sektor keuangan Indonesia tetap terjaga. OJK optimistis sektor keuangan terus mengalami normalisasi ke arah tingkat pra-pandemi pada akhir 2023.

"Secara umum, kinerja sektor jasa keuangan terjaga baik untuk tren proyeksi ke depan sampai akhir tahun ini kelihatan bahwa trajektori mengalami normalisasi ke arah tingkat pra-pandemi," kata Mahendra dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi XI DPR RI, di Jakarta, Kamis (31/8).

Ket. Foto: — Sumber: ISTIMEWA

Mahendra optimistis stabilitas sektor jasa keuangan akan tetap stabil ditopang dengan permodalan yang kuat di sektor keuangan. Dalam sektor pasar modal, per 25 Agustus 2023 tercatat penghimpunan dana mencapai 172,2 triliun rupiah, dengan 48,11 triliun rupiah di antaranya merupakan penggalangan dana atau fund raising dari 56 emiten baru.

Sementara itu masih ada 95 emiten yang tengah melakukan penawaran umum (IPO) dengan nilai sebesar 42,9 triliun rupiah. Mahendra juga menilai, penguatan kinerja sektor keuangan Indonesia juga ditopang oleh tren pertumbuhan jumlah investor yang terus meningkat sejumlah 11,35 juta investor per Juli 2023.

Lebih lanjut, Mahendra menjelaskan dari segi perbankan, risiko kredit perbankan cenderung membaik, dan tren penurunan kredit restrukturisasi Covid-19 masih berlanjut hingga 2024. Per Juli 2023, kredit yang direstrukturisasi terjadi penurunan menjadi Rp339,13 triliun dengan jumlah debitur yang terus menurun menjadi 1,44 juta. Coverage Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) tercatat sebesar 29,7 persen.

"Kami optimistis penurunan yang terus berlangsung ini sampai akhir Maret tahun depan pada gilirannya akan dapat di-cover oleh CKPN yang dibentuk yang kami harapkan akan terus meningkat dalam beberapa bulan ke depan," ujar Mahendra.

Kredit Melambat

Sebelumnya, OJK melamporkan pertumbuhan kredit sampai dengan Juni 2023 masih melambat di angka 7,76 persen, lebih rendah daripada target yang dicanangkan sepanjang 2023 di kisaran 10-12 persen.

Lebih lanjut, Mahendra merincikan pertumbuhan kredit 7,76 persen pada Juni 2023 utamanya ditopang kredit investasi yang tumbuh 9,60 persen. Hal itu sejalan dengan pengetatan likuiditas di global.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.