Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cukup Besar, BPBD: Lahan Gambut di Belitung Hangus Terbakar

📅 Kamis, 31 Agu 2023, 17:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cukup Besar, BPBD: Lahan Gambut di Belitung Hangus Terbakar Doc: ANTARA/Kasmono-Apriliansyah
Ket. Lahan gambut di Belitung terbakar.

Belitung - Lahan gambut seluas lima hektare di Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), hangus terbakar.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Belitung, Agus Supriadi di Tanjung Pandan, Kamis, mengatakan terbakarnya lahan gambut seluas lima hektare tersebut merupakan salah satu peristiwa kebakaran lahan terbesar di daerah itu.

"Kebakaran lahan gambut ini dapat dikategorikan sebagai kebakaran lahan terbesar yang terjadi dalam kurun waktu beberapa hari terakhir ini," katanya.

Ia menjelaskan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dan reaksi cepat BPBD Belitung menerima laporan dari salah satu anggota Polsek Sijuk, yang menyebutkan telah terjadi kebakaran di lokasi tersebut pada Rabu (30/8) pukul 13.40 WIB.

Pihaknya kemudian menurunkan sejumlah armada beserta personel guna memadamkan api. "Tim Damkar BPBD Belitung tiba di tempat kejadian kebakaran pada pukul 14.00 WIB dan langsung melakukan pemadaman," ujarnya.

Setibanya di lokasi, kata dia, api sudah membesar dan menyebar cepat karena kondisi lahan yang terbakar merupakan gambut serta ilalang kering. Kondisi ini juga diperparah dengan angin yang bertiup kencang di lokasi kejadian kebakaran.

"Kondisinya memang berasap tebal, kondisi untuk memadamkan api juga susah karena api sudah masuk ke dalam lahan gambut tersebut," katanya.

Ia mengatakan Tim Damkar BPBD Belitung berhasil memadamkan api pada pukul 20.10 WIB atau kurang lebih selama enam jam. "Pada pukul 20.10 WIB api berhasil kami padamkan dan kondisi dinyatakan sudah hijau," ujarnya.

Sampai saat ini, lanjut Agus, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran lahan gambut tersebut.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan untuk berkebun atau bertani dengan cara dibakar karena dikhawatirkan memicu kebakaran hutan dan lahan.

"Selain itu apabila mengetahui kejadian kebakaran segera melaporkan ke Damkar BPBD Belitung agar kebakaran tersebut dapat segera ditanggulangi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.