Kebakaran TPST Sarimukti, BNPB Sebut 90 Persen Api Permukaan Sudah Padam
Selasa, 29 Agu 2023, 08:42 WIBJAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan sebanyak 90 persen api permukaan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, telah padam.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam Disaster Briefing yang diikuti daring di Jakarta, Senin (28/8) malam mengatakan kebakaran belum dapat dipadamkan hingga 100 persen.
"Sebenarnya, kalau kita bicara api permukaan seperti itu, 90 persen sudah padam api permukaan. Tetapi, kemudian asapnya masih membumbung karena masih ada api di bawah (permukaan sampah)," ujarnya.
Abdul mengatakan sulitnya proses pemadaman dikarenakan ketinggian timbunan sampah di lokasi tersebut antara 70-120 meter.
Akibatnya, tidak cukup jika hanya dilakukan dengan pemadaman darat. Sedangkan, pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau bagian tengah titik api.
"Jadi, hanya di batas-batas jalan, sehingga kawasan pinggir-pinggir ini bisa dipadamkan, tapi di tengah tidak bisa padam," kata dia.
Menindaklanjuti permintaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bandung Barat, BNPB melakukan operasi dari udara menggunakan satu unit helikoptertipe Puma, yang bisa mengangkut dalam satu kali menumpahkan air sekitar 4.000 liter atau setara empat ton.
Helikopter water bombing yang digunakan merupakan unit yang disiagakan di Riau untuk operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan digeser khusus untuk pemadaman TPST Sarimukti.
Hingga Minggu (27/8), sebanyak 892.000 liter air dari Waduk Cirata ditumpahkan di TPST Sarimukti untuk pemadaman. Menurutnya, pergerakan api di TPST Sarimukti sangat kuat, karena bahan yang terbakar merupakan plastik kering.
Pada hari Jumat (25/8) dan Sabtu (26/8), helikopter fokus membuat api di batas penjalaran padam dulu agar tidak menyebar. Abdul mengatakan pemadaman dengan helikopter waterbombing BNPB terus dilanjutkan.
Namun, jika pemadaman api di bawah kurang efektif dilakukan dengan menjatuhkan air, maka pihaknya akan membuat lubang semacam sumur untuk menyebarkan air di permukaan tanah.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BNPB: 4.000 Liter Air Bersih Dikirim untuk Atasi Kekeringan di Bandung Barat
-
Wisatawan Tiongkok Catat Pertumbuhan Minat Tertinggi ke Indonesia pada Semester I 2026
-
Perkuat Sinergi Informasi, Kapuspen TNI Gelar Dialog Bersama Insan Pers.
-
Pemprov Jabar Siapkan SMA Terbuka dan 751 Sekolah Swasta untuk Siswa SPMB 2026
-
Manchester United Bidik Mateus Fernandes, Bruno Fernandes Ikut Turun Tangan
-
Pesan Keras Hossam Hassan Bangkitkan Mesir, Cetak Kemenangan Perdana di Piala Dunia
-
Menkum: Sistem Layanan Pengalihan Merek Akan Terintegrasi Dukcapil
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.