Hubungan Tak Harmonis, Menteri Kanada Lakukan Kunjungan ke Beijing

Minggu, 27 Agu 2023, 13:48 WIB

BEIJING - Menteri Lingkungan Hidup Kanada pada Sabtu (26/8) melakukan perjalanan ke Beijing untuk pembicaraan mengenai perubahan iklim dan keanekaragaman hayati, kunjungan pertama pejabat Kanada dalam empat tahun.

Steve Guilbeault akan mengambil bagian dalam pembicaraan tiga hari mulai Senin (28/8) di pertemuan tahunan Dewan Kerja Sama Internasional Tiongkok untuk Lingkungan dan Pembangunan (CCICED).

Ket. Foto: Menteri Ekologi dan Lingkungan Hidup Tiongkok dan Presiden COP 15 Huang Runqiu (kiri) mendengarkan Menteri Lingkungan Hidup Kanada Steven Guilbeault berpidato di konferensi pers pada KTT COP 15 mengenai keanekaragaman hayati di Montreal, Kanada pada 17 Desember 2022. — Sumber: CBC/THE CANADIAN PRESS/Peter McCabe

"Persoalan perubahan iklim dan lingkungan tidak mengenal batas negara," katanya dalam sebuah pernyataan. "Kita tidak bisa mengatasi ancaman nyata ini tanpa melibatkan banyak pemangku kepentingan dan mitra."

Kunjungan Guilbeault dikecam sebagai "pengkhianatan" oleh beberapa pihak oposisi Konservatif di Kanada.

Dalam komentarnya kepada Canada-Radio, Guilbeault membela kunjungannya dengan mengatakan, sangat penting bagi Kanada untuk memperluas kolaborasi mengenai iklim dan keanekaragaman hayati sambil berusaha memperbaiki hubungan diplomatik dengan Tiongkok, mitra dagang utama.

Guilbeault mengatakan telah mengembangkan hubungan dengan mitranya dari Tiongkok Huang Runqiu yang memungkinkan keduanya "duduk satu meja meskipun ada perbedaan, dan membicarakan topik yang sulit."

Kedua negara mengesampingkan ketegangan mereka pada Desember lalu saat menjadi salah satu penyelenggara konferensi keanekaragaman hayati COP15 di Montreal, yang menghasilkan kesepakatan bersejarah.

Namun ketegangan terus berlanjut sejak penangkapan Meng Wanzhou, kepala keuangan raksasa telekomunikasi Tiongkok Huawei, atas perintah AS pada 2018.

Hanya beberapa hari setelah penangkapannya, dua warga Kanada - pengusaha Michael Spavor dan mantan diplomat Michael Kovrig - ditangkap di Tiongkok atas apa yang menurut Kanada merupakan tuduhan palsu yang dimaksudkan sebagai pembalasan atas penahanan Meng.

Ketiganya telah dibebaskan, namun ketegangan masih terus berlanjut. Beijing mengeluh Ottawa terlalu menyelaraskan kebijakannya terhadap Tiongkok dengan pendekatan agresif Washington. Sementara pihak berwenang Kanada menuduh Tiongkok mencampuri urusan dalam negerinya.

Tuduhan bahwa anggota diaspora Tiongkok telah ikut campur dalam dua pemilu federal terakhir di Kanada, yang menargetkan para pengkritik Beijing, menempatkan pemerintahan Perdana Menteri Justin Trudeau di bawah tekanan.

Tiongkok membantah tuduhan itu.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.