Ayo Ciptakan Pemilu 2024 Damai

Minggu, 27 Agu 2023, 17:21 WIB

Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengajak seluruh masyarakat beserta semua pihak menciptakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang damai, dengan mencegah timbulnya hoaks, fitnah, maupun ujaran kebencian.

"Jangan ada hoaks, jangan ada fitnah, kebencian, karena kita ini satu bangsa, satu negara," ujar dia dalam rilis pers, Sabtu (26/8).

Hal itu disampaikannya dalam dialog dengan masyarakat Riau mengenai Peningkatan Kompetensi UMKM dan Pemuda untuk Inklusivitas Digital di Gedung Daerah Balai Serindit Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Riau, Jumat (25/8).

Budi Arie mencontohkan sejarah perjalanan negara-negara di dunia seperti Jepang dan Amerika Serikat yang bisa menjadi bangsa maju karena mampu menjaga persatuan bangsa.

Menurut dia, tugas generasi pendahulu adalah untuk menyatukan bangsa, sedangkan tugas generasi muda saat ini dan nanti adalah membawa Indonesia menjadi negara maju.

Oleh karena itu, Menteri Budi Arie mengajak semua pihak menjadikan Pemilu 2024 sebagai pembawa kesejukan bagi demokrasi Indonesia.

"Kepada kontestan, masyarakat Riau, dan semua pihak, saya titipkan Pemilu damai tahun 2024. Tahun 2024, bulan Februari, tanggal 14, kita akan memasuki masa Pemilu dan kami berharap mudah-mudahan Pemilu ini betul-betul membawa kesejukan bagi kita semua," harap dia.

Budi Arie menekankan agar jangan sampai persatuan dan kesatuan yang telah dirajut oleh para pendiri bangsa dan pahlawan dipecah belah oleh keinginan sekelompok orang.

Sebelumnya, Budi Arie menyatakan pihaknya siap menangkal konten-konten hoaks hingga radikalisme di ruang digital menjelang pelaksanaan Pemilu serentak 2024. Langkah tersebut diambil Kemenkominfo untuk memastikan berlangsungnya Pemilu yang produktif dan sehat bagi masyarakat Indonesia.

Pihaknya berkomitmen untuk menyiapkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar konten-konten bermuatan negatif tidak merusak kedamaian di ruang digital menjelang pesta demokrasi di 2024 itu.

Pemilu Damai menjadi narasi untuk Pemilu 2024 dengan harapan masyarakat Indonesia, khususnya para pemilih pemula yang didominasi generasi Z tidak terjebak dengan ledakan informasi politik. Khususnya narasi politik di media sosial yang bernada memecah belah persatuan bangsa maupun ujaran kebencian.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.