Jual Pemandangan Gunung Sumbing, Agenda Tlilir Art & Culture Festival Digelar pada September Mendatang
Selasa, 22 Agu 2023, 15:38 WIBJAKARTA - Mengangkat tema 'From Village to The World'' dengan latar belakang view Puncak Gunung Sumbing, event 1st Tlilir Art and Culture Festival akan digelar pada 1-3 September mendatang, di Desa Tlilir, Kec. Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Penyelenggaraan yang diselenggarakan oleh Heavenly Indonesia, Pemerintah Desa Tlilir dan Pegiat Pariwisata Temanggung mendapat dukungan penuh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekaf).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pihaknya mendukung penyelenggaraan '1st Tlilir Art & Culture Festival', yang merupakan hallmark event yang berbasis pariwisata dan digerakkan oleh masyarakat.
"Kami sangat mendukung dan akan membantu promosi, dan mudah-mudahan ini yang pertama dan akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang," kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/8).
Dia menambahkan bahwa yang menarik dari event Tlilir Art & Culture Festival ini menarasikan 'Tlilir: Tembakau, Tradisi dan Takdir', serta mengampanyekan 'Sustainability & Eco-Friendly Event'. Dimana dalam penyelenggaraan event ini seluruhnya menggunakan material dari bamboo.
Sedangkan Direktur Digra Harsa Mandiri, Ridlo Amiruddin mewakili Heavenly Indonesia salah satu inisiator penyelenggaraan event 1st Tlilir Art and Culture Festival menyampaikan, akan ada beberapa event pendukung dalam gelaran tahun pertama ini.
Dia juga mengatakan bahwa dalam event ini akan menghadirkan konser musik etnik dengan line up; Irene Ghea x Arlida Putri, Orkes Sinten Remen, dan Jogja Hip Hop Foundation. Hadir juga outdoor fashion show dari fashion designer nasional dan lokal yang mengangkat tema ordinary traveling, dengan latar belakang puncak Gunung Sumbing.
"Kemudian kita juga akan mempersembahkan Drama Musikal yang melibatkan penduduk setempat mulai dari pelajar sampai orang tua. Tak kalah menarik juga ada Festival Kuda Lumping, serta Festival UMKM yang menyuguhkan kuliner khas Temanggung, produk kerajinan dari tembakau dan fesyen," lanjutnya.
Yang menarik dari hallmark event ini adalah digelar dari Desa penghasil tembakau terbaik di dunia dengan nama Tembakau Srintil. Kemudian diselenggarakan di bawah lereng Gunung Sumbing, di atas ketinggian 1.100 mdpl, dan tempat penyelenggaraannya di atap rumah warga.
"Kami membawa atmosphere Santorini dari ketinggian lereng Gunung Sumbing untuk para wisatawan semua. See you at 1st Tlilir Art & Culture Festival, from Village to The World," tutup Ridlo.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Program MBG Ponorogo Kembali Normal Mulai 31 Maret
-
Korea Selatan Melakukan Pengiriman Darurat Sistem Pertahanan Rudal untuk Memperkuat Pertahanan AS dan UEA dari Serangan Iran
-
Libur Lebaran, Telaga Sarangan Diserbu Hampir 70 Ribu Pengunjung
-
Sadora 2026, Cara Seru McDonald’s Indonesia Ajak Anak-Anak Belajar Kebaikan Sambil Menanti Buka Puasa
-
Demi Harga Diri Bangsa: Ambisi Besar Kevin Diks Tumbangkan Bulgaria di Hadapan Publik Sendiri
-
Kejar Tahun Ajaran Baru, PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap II Brebes Rampung Juni
-
Ingin Cepat Kaya, Pria Magelang Cari Pesugihan di Kebumen, Tewas Diracun "Sang Dukun"
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.