Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bahan Ivestigasi, Pemerintah Malaysia Minta Warga Serahkan Video Pesawat Jatuh di Elmina

📅 Minggu, 20 Agu 2023, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bahan Ivestigasi, Pemerintah Malaysia Minta Warga Serahkan Video Pesawat Jatuh di Elmina Doc: ANTARA/Rafiuddin Bin Abdul Rahman
Ket. Garis pembatas terpasang di lokasi jatuhnya pesawat N28JV di Elmina, Shah Alam, Selangor, Malaysia, Kamis (17/8/2023).

Kuala Lumpur - Bahan ivestigasi, Kementerian Transportasi (MOT) Malaysia meminta masyarakat membantu proses penyelidikan pesawat N28JV yang jatuh di Elmina, Shah Alam, Selangor, pada Kamis petang (17/8), dengan menyerahkan rekaman video atau foto pesawat tersebut.

Dalam keterangan yang dikeluarkan di Putrajaya, Sabtu, kementerian itu mengatakan sesuai dengan ketentuan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), Biro Investigasi Kecelakaan Udara (BSKU) di bawah MOT melakukan penyelidikan teknis sejak tanggal kejadian.

Sesuai Lampiran 13-Investigasi Kecelakaan dan Insiden Pesawat ICAO maka penyelidikan harus disiapkan dalam waktu 30 hari sejak tanggal kecelakaan terjadi.

Kementerian itu menyebutkan tujuan utama penyelidikan adalah untuk menentukan keadaan dan penyebab kecelakaan dengan tujuan menyelamatkan nyawa serta mencegah kecelakaan serupa terjadi di masa depan.

Kementerian Transportasi meminta masyarakat atau pihak manapun yang memiliki rekaman video atau foto terkait apapun membantu mereka dengan menyerahkan materi tersebut kepada BSKU.

MOT juga meminta masyarakat dekat lokasi kecelakaan dan menyaksikan kejadian itu agar menghubungi BSKU guna membantu investigasi jatuhnya pesawat.

MOT juga meminta masyarakat tidak menyebarkan gambar atau video korban tewas dalam kecelakaan tersebut, mengingat tindakan itu akan menimbulkan kebingungan dan spekulasi yang tidak hanya mengganggu penyelidikan kecelakaan udara, tetapi juga menyinggung keluarga korban.

Menteri Transportasi Anthony Loke sebelumnya telah meminta BSKU agar menggelar penyelidikan sesegera mungkin dan terinci sebelum hasilnya diumumkan secepatnya kepada publik.

Alat perekam suara kokpit atau cockpit voice recorder (CVR) sudah diberikan kepada BSKU setelah ditemukan Kamis (17/8) untuk dianalisis. Hasil penyelidikan akan disampaikan secara transparan kepada publik, pungkas Anthony.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.