Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Duka, 230 Orang di Kongo Meninggal Dunia Akibat Kolera

📅 Sabtu, 19 Agu 2023, 21:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Duka, 230 Orang di Kongo Meninggal Dunia Akibat Kolera Doc: ANTARA/Shutterstock
Ket. Ilustrasi - Bakteri kolera.

Kampala - Berita duka, UNICEF Kongo mengungkapkan dalam tujuh bulan pertama tahun ini paling sedikit ada 31.342 kasus terkonfirmasi dan suspek kolera di negara yang di antaranya 230 merenggut nyawa manusia.

Kebanyakan kasus kolera menimpa anak-anak, kata UNICEF.

North Kivu menjadi provinsi paling parah terkena wabah ini. Di sini, ditemukan lebih dari 21.400 kasus terkonfirmasi atau suspek kolera, termasuk pada 8.000 lebih balita.

"Skala wabah kolera dan keparahannya sangat dikhawatirkan," kata Koordinator Darurat Senior UNICEF Kongo Shameza Abdulla.

"Jika tak segera ditangani dalam beberapa bulan ke depan, maka ada risiko besar penyakit tersebut menyebar ke wilayah-wilayah yang selama bertahun-tahun tak pernah terdampak penyakit ini."

Dia juga mengatakan ada ancaman kolera terus menyebar di lokasi pengungsian di mana sistem sudah kewalahan dan penduduk, terutama anak-anak, sangat rentan dari penyakit sehingga berpotensi tak terselamatkan.

Pada 2017 kolera menyebar ke seantero Kongo, termasuk ibu kota Kinshaha, untuk menyebabkan hampir 55.000 kasus yang 1.100 di antaranya berakhir dengan kematian.

UNICEF sedang meminta 62,5 juta dolar AS (Rp957 miliar) untuk meningkatkan tindakan pencegahan dan penanggulangan kolera dan krisis WASH (air, sanitasi dan kebersihan) dalam lima bulan ke depan.

Melalui rencana tersebut UNICEF berupaya menjangkau 1,8 juta orang, termasuk 1 juta anak-anak dengan air bersih, alat kebersihan, jamban, pasokan medis dan pengobatan kolera yang ramah anak.

Saat ini dana tersebut baru terkumpul 9 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.