KNTI Minta Pemerintah Perbanyak SPBUN untuk Permudah Nelayan Aceh

Kamis, 17 Agu 2023, 17:58 WIB

BANDA ACEH - Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) meminta pemerintah untuk memperbanyak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) wilayah Aceh, guna memudahkan nelayan dalam mendapatkan akses bahan bakar minyak (BBM).

"SPBUN sangat bermanfaat untuk nelayan karena langsung tertuju ke nelayan, tidak lagi salah sasaran," kata Ketua KNTI Aceh Azwar Anas, di Banda Aceh, Kamis.

Hal tersebut disampaikan Azwarsebagai aspirasi nelayan di provinsi paling barat Indonesia itu, dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia.

Dalam momentum ini, kata dia, harapannya nelayan tradisional di Indonesia merdeka dari kemiskinan menuju kesejahteraan.

Oleh sebab itu, KNTI berharap agar pemerintah lebih peduli dengan kondisi nelayan saat ini dengan permasalahan yang komplet, di antaranya nelayan harus menghadapi perubahan iklim, akses BBM, dan perusakan lingkungan laut.

KNTI meminta agar pemerintah segera merealisasikan beberapa program untuk nelayan, seperti membuat SPBUN nelayan setiap kecamatan, jaminan kesehatan dan pembangunan sanitasi di permukiman nelayan yang lebih sehat dan maju.

"Dan yang paling penting membuka ruang laut untuk nelayan Indonesia dalam mencari rezeki," katanya pula.

Hingga kini, kata Azwar, jumlah nelayan di wilayah Aceh sekitar 30 ribu orang. Sejauh ini, jumlah SPBUN di Aceh tidak sampai 10 unit, dan umumnya dimiliki pihak ketiga atau swasta, sedangkan milik koperasi nelayan baru ada satu unit yakni di Lhoknga, Aceh Besar.

"Jadi selama ini sebagian nelayan masih membeli secara eceran dan sebagian lagi membeli di SPBU umum yang terdekat," ujarnya.

Azwar menambahkan, KNTI telah melakukan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) IV di Aceh pada Mei 2023 lalu. Setelah rakernas, menurutnya, sudah ada beberapa program yang akan direalisasikan pemerintah dengan tujuan untuk kesejahteraan nelayan.

"Salah satunya adalah rencana program energi baru terbarukan (EBT), walaupun masih dalam tahap survei yang salah satu lokasi survei di Aceh Besar," ujarnya lagi.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.