Rekayasa Cuaca, BNPB Nantikan Fenonema Regional Lakukan TMC untuk Intervensi Polusi
Selasa, 15 Agu 2023, 00:56 WIBJakarta - Rekayasa cuaca, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menantikan adanya fenomena regional yang memungkinkan pembentukan awan untuk melakukan rekayasa cuaca di wilayah Banten dan Jawa Barat.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari kepada ANTARA di Jakarta, Senin mengatakan bahwa ada beberapa waktu, awan di Jakarta cukup untuk dilakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC).
"Tapi memang optimalisasinya nanti harus kita lihat dan hitung ulang," ujar Abdul.
Lebih lanjut, Abdul mengatakan dalam beberapa kesempatan, awan di Jakarta dipengaruhi oleh interaksi laut-atmosfer di Samudera Hindia.
"Kita harapkan ada kondisi-kondisi regional yang memungkinkan awan di atas Banten dan Jabarfeasible(dapat digunakan, red) untuk TMC," ujar Abdul.
Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, mendorong sistem kerja hibrida untuk mengurangi polusi udara di Jabodetabek yang semakin memburuk.
Presiden memerintahkan intervensi dari kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian untuk menjadikan kualitasudara di Jabodetabek lebih baik, salah satunya dengan rekayasa cuaca untuk memancing hujan di kawasan Jabodetabek dan menerapkan regulasi untuk percepatan penerapan batas emisi.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Mulai Oktober! Usia 17 Tahun Kini Bisa Buka Rekening BRI, Apa Syaratnya?
-
Kebakaran Hutan dan Lahan di Muara Enim Belum Padam, Asap Tebal Selimuti Desa Teluk Limau.
-
BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan pada Rabu (9/9)
-
Aksi Tanam 1.500 Bibit Mangrove dalam Rangkaian Peringatan HUT TNI
-
US Open: Zverev Taklukkan Darderi, Melaju ke Perempat Final
-
BMKG Ungkap Bali Sudah 123 Hari Tanpa Hujan
-
BMKG Prakirakan Sejumlah Kota di Indonesia Berpotensi Hujan pada Kamis Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.