Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Nasionalisme, BPIP Ingatkan Jaga Konsensus Bangsa Indonesia

📅 Sabtu, 12 Agu 2023, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Nasionalisme, BPIP Ingatkan Jaga Konsensus Bangsa Indonesia Doc: ANTARA/Fath Putra Mulya
Ket. Arsip Foto - Ketua Dewan Pembina Islam Nusantara Foundation (INF) KH Said Aqil Siradj, dalam acara diskusi bertajuk Meneguhkan Komitmen Politik Bebas Aktif Indonesia di Kantor INF, Jakarta, Kamis (13/4/2023).

Jakarta - Perkuat Nasionalisme. Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof KH Said Aqil Siradj mengingatkan kembali semua pihak untuk menjaga konsensus bangsa Indonesia.

"Wajib hukumnya bagi setiap warga negara untuk menjaga konsensus bangsa Indonesia untuk menjaga Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Undang Undang Dasar 1945," kata SaidAqil saat memberikan pidato kebudayaan, di Gedung Joeang 45, Jakarta, Jumat malam.

Dia meminta siapa saja yang berusaha menyebarluaskan ideologi dan atau bermaksud merongrong Konsensus Bangsa Indonesia dan mencoba-coba membuat negara Islam wajib diusir dari Indonesia.

"Kehidupan beragama yang ramah, damai dan toleran harus dijaga. Maka jangan biarkan benih-benih radikalisme dan intoleransi berkembang menjadi terorisme dan ekstremisme," katanya menegaskan.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2010-2021 mengingatkan kembali kebinnekaan harus dirawat, persatuan harus diperkokoh, permusyawaratan harus dijalankan secara demokratis, serta keadilan dan kemakmuran harus dimeratakan.

"Tidak boleh ada monopoli dan praktik oligarki yang merugikan negara dan memiskinkan rakyat Indonesia," katanya menegaskan.

Kiai Said menjelaskan kemerdekaan Indonesia adalah anugerah terbesar dari Tuhan Yang Maha Esa, untuk bangsa Indonesia yang wajib senantiasa disyukuri, dijaga dan dijadikan momentum bagi tumbuh dan berkembangnya peradaban Indonesia.

Islam Nusantara Foundation (INF) menggelar Pidato Kebudayaan dengan tema 'Kembali ke Cita-cita Luhur Bangsa'. Kegiatan ini dalam rangka memperingati 78 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, di Gedung Joeang 45, Jakarta.

Kegiatan itu dihadiri Ketua Dewan Penasehat INF Profesor KH Said Aqil Siradj yang juga Ketua Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Nasional
Jelang HUT ke-81 TNI, Pangl...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.