Legislator DKI Usulkan Kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor untuk Atasi Polusi di Ibu Kota

Kamis, 10 Agu 2023, 13:47 WIB

JAKARTA - Anggota Komisi B DPRD DKI Gilbert Simanjuntak mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menaikkan tarif pajak kendaraan bermotor (PKB) roda dua guna mengatasi polusi udara di Ibu Kota.

"Solusi atas polusi tarif PKB roda dua perlu naik lebih tinggi," kata Gilbert kepada wartawan di Jakarta, Kamis (10/8).

Ket. Foto: Ilustrasi kemacetan di DKI Jakarta — Sumber: antarafoto

Gilbert menuturkan dengan menaikkan tarif PKB akan membuat pengendara beralih menggunakan transportasi publik sehingga bisa mengurangi kemacetan.

Dia juga meminta untuk mempercepat pembangunan transportasi publik seperti LRT dan MRT agar masyarakat Ibu Kota punya banyak pilihan moda transportasi.

"Saya minta percepat agar masyarakat punya banyak pilihan transportasi untuk beraktivitas," ujarnya.

Tentunya percepatan pembangunan transportasi publik juga bersamaan dengan perbaikan fasilitas seperti perluasan trayek/lajur hingga penambahan armada.

Gilbert berharap penggunaan transportasi publik ini bisa mengurangi kemacetan, penyakit gangguan pernapasan, hingga menghemat APBN yang sejalan dengan kebijakan pemerintah di bidang lingkungan.

"Jakarta butuh pejabat yang tegas, berani, dan konsisten untuk mengatasi persoalan polusi udara," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Ismail mengingatkan pentingnya mengantisipasi pengadaan lahan ketika membangun Lintas Raya Terpadu (LRT) Fase 1B Velodrome-Manggarai agar tidak terjadi kendala dalam pelaksanaannya di kemudian hari.

"Jangan sampai (rencana) ini terkendala karena belum ada kesepakatan dengan pemilik lahan," kata Ismail di Jakarta, Kamis.

Ismail mengatakan penting melakukan perencanaan secara matang soal lahan ini mengingat banyaknya rute Fase 1B yang mengiris pemukiman warga.

"Ada beberapa titik terutama di area sempit itu kan berpotensi mengiris lahan-lahan milik warga. Sudah sejauh mana antisipasi untuk pembebasan lahan," tuturnya.

Direncanakan, uji coba terbatas (trial operation) LRT Jabodebek akan dilakukan pada 12 Juli hingga Agustus 2023 dan ditargetkan sudah beroperasi secara komersial pada Agustus 2023.

Sedangkan pembangunan stasiun LRT Fase B1 Velodrome-Manggarai akan dimulai Juli 2023.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.