Pembawa Acara Televisi Pemerintah Rusia Serukan Serangan ke Inggris dan Jerman

Rabu, 09 Agu 2023, 20:19 WIB

MOSKOW - Seorang pembawa acara televisi pemerintah Rusia, Russia-1, Vladimir Solovyov, baru-baru ini menyerukan agar Kremlin menyerang pangkalan di negara-negara NATO (North Atlantic Treaty Organization) tempat tentara Ukraina dilatih.

Kremlin Yap, akun media sosial yang mengunggah video propaganda Rusia dengan teks bahasa Inggris di X (sebelumnya Twitter ), pada Senin (7/8) membagikan klip dari pernyataan Solovyov, di mana ia menyerukan serangan di Inggris, Jerman, dan Polandia.

Ket. Foto: Presenter Russia-1, Vladimir Solovyov, kerap disebut sebagai propagandis pemerintah Rusia, dan pendukung invasi ke Ukraina. Dia dianugerahi Solovyov the Order of Honor dari Vladimir Putin pada 2013. — Sumber: Istimewa

Newsweek melaporkan, seperti yang disampaikan Solovyov, anggota NATO telah membawa personel militer Ukraina ke pangkalan mereka untuk berlatih . Inggris sendiri telah melatih ribuan orang Ukraina, sementara Polandia berfokus pada program spesialis dan Jerman telah mengajari pasukan dari Ukraina cara menggunakan tank Barat. Sementara itu, Amerika Serikat telah menawarkan pelatihan baik di dalam AS maupun di Ukraina untuk militer Kyiv.

"Mengapa kita tidak menyerang tempat-tempat di mana teroris (Ukraina) dilatih jika kita mengatakan ini adalah negara teroris, bahwa mereka adalah teroris?" tanya Solovyov dalam salah satu episode acaranya di saluran televisi, yang diunggah oleh Kremlin Yap.

"Kita mengatakan bahwa teroris harus diperangi di seluruh dunia, di mana pun mereka berada. Hukum internasional mengizinkan itu," kata Solovyov.

"Orang Amerika, ketika mereka menemukan basis teroris, tidak peduli di negara mana, meluncurkan segala sesuatu yang merekam, meledak, dan menghancurkan"n

"Kita melihat sekarang bahwa teroris Ukraina ini dibawa sekarang dan dibawa untuk pelatihan," ujarnya.

Solovyov kemudian membahas bagaimana tentara Ukraina berlatih di Inggris, Jerman dan Polandia. Dia menyarankan agar pangkalan di negara-negara yang melakukan pelatihan Ukraina harus diserang oleh pasukan Rusia.

"Dalam kerangka hukum internasional, kami tidak peduli di mana teroris ini berada," tukasnya.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.