- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ukraina Gagalkan Rencana R...
Ukraina Gagalkan Rencana Rusia Bunuh Zelenskyy
Selasa, 08 Agu 2023, 11:31 WIBKIEV - Dinas Keamanan Ukraina (SBU) mengumumkan pada Senin (7/8), mereka telah menangkap seorang wanita yang memberikan informasi intelijen kepada Rusia tentang lokasi Presiden Volodymyr Zelensky, sehingga mereka bisa membunuhnya.
RT melaporkan, tersangka adalah penduduk kota pelabuhan Ochakov, di Wilayah Nikolaev, yang pernah bekerja di toko perlengkapan militer sebagai staf penjualan, menurut pihak berwenang. SBU mengatakan, wanita itu tertangkap basah saat memberikan informasi intelijen kepada "penjajah".
Wanita yang tidak disebutkan namanya itu diduga menanyakan tentang jadwal dan rute Zelenskyy menjelang kunjungannya ke Nikolaev pada Juni. SBU mendeteksinya dan melakukan langkah-langkah keamanan tambahan untuk melindungi presiden, sambil mengerahkan agen untuk mengumpulkan lebih banyak bukti tentang yang dicurigai sebagai informan Rusia itu.
Dinas Keamanan Ukraina juga menuduh wanita itu berusaha mengidentifikasi lokasi sistem peperangan elektronik dan gudang amunisi di daerah Ochakov, sehingga Rusia dapat menargetkan mereka dalam "serangan udara besar-besaran".
Dia diduga berkeliling distrik dan memotret lokasi objek Angkatan Bersenjata Ukraina, juga secara diam-diam menanyakannya di lembaga social di wilayah tersebut.
Pengumuman SBU dikeluarkan seminggu setelah Politico menerbitkan sebuah fitur tentang rencana darurat Kiev jika Zelenskyy dibunuh.
Politico bahkan menyebut lingkaran orang yang akan mengambil alih posisi presiden Ukraina. Seperti ketua parlemen Ruslan Stefanchuk, produser dan kepala staf Zelensky Andrey Ermak, dan tiga serangkai Menlu Dmitry Kuleba, Menhan Aleksey Reznikov, dan Jenderal Valery Zaluzhny.
SBU telah memburu musuh Ukraina sejak konflik dengan Rusia meningkat pada Februari 2022. Bulan berikutnya, Dinas Keamanan Ukraina menbgeksekusi seorang pengusaha yang telah bekerja untuk intelijen militer Ukraina untuk menyabotase pembicaraan dengan Rusia, yang hanya diakui oleh Kiev setahun kemudian.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Baku Tembak Sengit Militer Yaman-Houthi, 117 Nyawa Melayang
-
Transfer Teknologi Panas Bumi, Pertamina Drilling dan Iceland Drilling Bidik Proyek Global
-
Sekda Diperiksa KPK, Bupati Langkat Mulai Keringat Dingin
-
Akan Hapus Catatan Buruk Pertemuan Persija vs Persib, Shin Tae-yong Buka Lembaran Baru Siap Tulis Kemenangan dengan Tinta Emas
-
LRT Jabodebek Targetkan 30 Juta Penumpang pada 2026
-
Pasar Djadoel Ahad Legi Ngawi Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Kerakyatan Berbasis Budaya
-
JIF Summit 2026 Resmi Ditutup: Jalin Koneksi Bisnis dan Tindak Lanjut Penandatanganan MoU
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.