Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tunggu Kepastian Politik, Mantan PM Thailand di Pengasingan Tunda Kepulangan

📅 Sabtu, 05 Agu 2023, 13:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tunggu Kepastian Politik, Mantan PM Thailand di Pengasingan Tunda Kepulangan Doc: Arab News/AFP
Ket. Mantan perdana menteri Thailand Thaksin yang digulingkan dalam kudeta militer 2006 mengasingkan diri selama 15 tahun.

BANGKOK - Mantan perdana menteri Thailand Thaksin Shinawatra menunda kepulangannya karena menunggu adanya terobosan dalam kebuntuan pascapemilu yang dapat membuat partai keluarganya memimpin pemerintahan koalisi.

Miliarder berusia 74 tahun yang memenangkan dua pemilu namun digulingkan dalam kudeta militer 2006, mengasingkan diri selama 15 tahun. Ia telah lama mengatakan ingin kembali ke rumah, meskipun menghadapi tuduhan kriminal yang menurutnya bermotif politik.

Sabtu (5/8), Thaksin mengatakan menunda kepulangannya karena ada janji medis.

"Saya ingin menunda tanggal kepulangan saya ke Thailand tidak lebih dari dua minggu," katanya di Twitter, yang kini menjadi X.

Putrinya, Paetongtarn Shinawatra, kandidat perdana menteri dari partai Pheu Thai yang berada di urutan kedua dalam pemilihan, bulan lalu mengumumkan, ayahnya akan tiba pada 10 Agustus mendatang.

Kembalinya Thaksin berpotensi mengobarkan kondisi politik yang sudah tegang.

Thaliand berada dalam kebuntuan politik setelah Senat yang didominasi militer memblokir pemimpin Partai Maju Maju (MFP) menjadi perdana menteri setelah memenangkan kursi parlemen terbanyak dalam pemilihan Mei.

Partai Pheu Thai yang didukung Thaksin berusaha membentuk pemerintahan. Taipan properti Srettha Thavisin akan menjadi calon perdana menterinya.

Ketua DPR telah menunda tanggal pemungutan suara PM sampai putusan Mahkamah Konstitusi pada 16 Agustus.

Analis politik Universitas Naresuan, Napisa Waitoolkiat mengatakan baru-baru ini, ada spekulasi kesepakatan antara Thaksin dan elite untuk membentuk koalisi yang akan mencakup partai-partai pro-militer.

"(Penundaan) berarti dia mendapat sinyal bahwa kesepakatan itu tidak dibuat," katanya kepada AFP.

Partai-partai yang terkait dengan Thaksin telah mendominasi politik Thailand sejak 2001. Namun mereka kehilangan dua perdana menteri karena kudeta militer dan satu lagi karena keputusan pengadilan.

Thaksin telah mengasingkan diri ke Dubai sejak 2008 dan secara teratur menyapa pendukungnya di platform media sosial Clubhouse dengan menggunakan nama samaran Tony Woodsome.

Selama berada di luar negeri, dia dihukum untuk empat kasus pidana, salah satunya kini telah melewati undang-undang pembatasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.