Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan, Ada Apa Pendakian ke Gunung Gede Pangrango Ditutup

📅 Sabtu, 05 Agu 2023, 01:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan, Ada Apa Pendakian ke Gunung Gede Pangrango Ditutup Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Gunung Gede terlihat jelas dari Jalan Raya Cipanas-Cianjur, Jawa Barat, ratusan pendaki biasanya memadati tiga pintu masuk pendakian.

Jakarta - Mengagetkan, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) mengumumkan penutupan sementara aktivitas pendakian ke Gunung Gede Pangrango yang berada di antara Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Kepala BBTN Gunung Gede Pangrango, Sapto Aji Prabowo melalui surat edaran yang diterima di Jakarta, Jumat, mengatakan alasan penutupan pendakian akibat kondisi cuaca buruk di gunung tersebut.

"Kegiatan pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango ditutup sementara untuk umum mulai tanggal 13 sampai 18 Agustus 2023," ujarnya.

Selama beberapa hari terakhir, es menyelimuti puncak Gunung Gede Pangrango. Fenomena itu akibat penurunan suhu udara secara drastis saat musim kemarau, sehingga membekukan embun dan air.

TNGGP melaporkan suhu udara di puncak Gunung Gede Pangrango mengalami penurunan hingga ke titik beku. Suhu udara yang turun drastis tersebut dapat membuat pendaki rentan mengalami hipotermia.

"Pengumuman ini untuk menjadi perhatian bagi calon pendaki Taman Nasional Gunung Gede Pangrango," kata Sapto.

Gunung Gede Pangrango merupakan sebuah gunung api bertipestratovolcanodi Jawa Barat.

Keindahan alam yang memukau berupa hamparan bungaedelweiss, telaga, hingga air terjun menjadi daya tarik kuat bagi para wisatawan. Selain itu, jalur pendakian yang terbilang cukup landai membuat banyak pendaki pemula gemar menyambangi gunung tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.